Breaking News:

Isu Komunisme Kembali Digaungkan Gatot Nurmantyo, Pengamat: Ada Dua Target yang Disasar

Dalam diskusi webinar "TNI vs PKI" pada Minggu (26/9/2021), Gatot Nurmantyo menduga adanya penyusupan kembali pendukung PKI ke tubuh TNI.

Editor: Rizki A
TRIBUNNEWS/TAUFIK ISMAIL
FOTO Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Dalam diskusi webinar "TNI vs PKI" pada Minggu (26/9/2021), Gatot Nurmantyo menduga adanya penyusupan kembali pendukung PKI ke tubuh TNI. 

TRIBUNTERNATE.COM - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo kembali menjadi sorotan publik setelah menyampaikan indikasi penyusupan paham komunis ke tubuh TNI.

Pernyataan itu disampaikan Gatot Nurmantyo dalam sebuah acara diskusi webinar bertajuk “TNI Vs PKI”, Minggu (26/9/2021),

Dalam diskusi tersebut, Gatot Nurmantyo menduga adanya penyusupan kembali pendukung PKI ke tubuh TNI.

Indikasi itu dibuktikan dengan diputarkannya video pendek yang menggambarkan hilangnya sejumlah bukti-bukti penumpasan G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti di Markas Kostrad.

Digaungkannya kembali isu komunisme oleh Gatot Nurmantyo mendapat tanggapan dari Pengamat Politik sekaligus Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti.

Ray menilai, ada dua target yang sedang disasar oleh Gatot Nurmantyo.

Pertama, kata Ray, pernyataan Gatot itu guna membuat namanya kembali jadi perbincangan.

Setelah hampir beberapa bulan tidak ada isu yang membuat Gatot diperbincangkan.

"Setidaknya isu ini akan mencuatkan nama beliau," kata Ray saat dihubungi Tribunnews, Salasa (28/9/2021).

Pengamat politik dan pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Madani Ray Rangkuti usai diskusi di kawasan Menteng Jakarta Pusat pada Senin (19/12/2019).
Pengamat politik dan pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Madani Ray Rangkuti usai diskusi di kawasan Menteng Jakarta Pusat pada Senin (19/12/2019). (Gita Irawan/Tribunnews.com)

Kedua, lanjut Ray, seturut dengan itu, Gatot sedang menanamkan diri sebagai tokoh anti komunis. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved