Breaking News:

Ada Dua Eks Pegawai KPK yang Tahu Soal 'Orang Dalam' Azis Syamsuddin di KPK Sejak Lama

Ada dua mantan pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan berujung dipecat yang mengetahui kabar tersebut sejak lama.

Editor: Rizki A
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (24/9/2021) malam. KPK melakukan jemput paksa kepada Azis Syamsuddin usai ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan TPK pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNTERNATE.COM - Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Azis Syamsuddin disebut-sebut memiliki 'orang dalam' atau 'bekingan' di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jumlah 'bekingan' yang diduga berjaringan kuat dengan Azis Syamsuddin sebanyak delapan orang.

Diduga kuat, kedelapan orang dalam itu membantu Azis Syamsuddin untuk perkaranya yang bergulir di KPK.

Hal ini diungkap oleh Sekretaris Daerah (Sekda) nonaktif Tanjungbalai, Yusmada dalam persidangan kasus dugaan suap penanganan perkara di Tanjungbalai, Senin (4/10/2021).

Rupanya, ada dua mantan pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan berujung dipecat yang mengetahui kabar tersebut sejak lama.

Dua mantan pegawai itu adalah eks penyidik, yakni Novel Baswedan dan Yudi Purnomo Harahap.

Mereka menangani perkara Azis sebelum akhirnya dipecat pada 30 September 2021 lalu.

Eks penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menyebut penemuan orang bekingan Azis itu merupakan hasil penggeledahannya dengan eks penyidik lain, Novel Baswedan dan Ambarita Damanik.

"Dari penggeledahan di rumah Wako Tanjungbalai oleh satgas Pak Damanik, saya, dan beberapa penyidik lain, ternyata bagai kotak pandora, terbuka semua kejadian dari mulai suap Penyidik Robin, etik Lily, suap Azis Syamsudin hingga kini yang terbaru," tulis Yudi, dikutip dari akun Twitter-nya, @yudiharahap46, Selasa (6/10/2021).

Baca juga: Kirim Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Mengaku Bukan Koruptor dan Diperalat Seseorang

Baca juga: 57 Pegawai KPK yang Dipecat Beri Sinyal Bersedia Tanggapi Tawaran Kapolri: Asal di Dittipikor

Baca juga: Soal Dugaan Bekingan Azis Syamsuddin: Novel Baswedan Sudah Tahu Sejak lama, KPK Angkat Bicara

Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap usai memberikan keterangan di kantor Komnas HAM Jakarta pada Senin (31/5/2021).
Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap usai memberikan keterangan di kantor Komnas HAM Jakarta pada Senin (31/5/2021). (Tribunnews.com/Gita Irawan)

Dikatakannya, perkara Azis Syamsuddin menjadi kasus korupsi yang terakhir mereka tangani di KPK.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved