Breaking News:

Kabar Artis

Inul Daratista Rugi Miliaran Rupiah karena Bisnis Karaoke Tutup, Kirim Surat Terbuka ke Pemerintah

Bisnis karaoke milik penyanyi dangdut Inul Daratista terdampak oleh pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun.

Editor: Rizki A
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Inul Daratista mengirim surat terbuka kepada pemerintah agar bisnis karaoke diperbolehkan beroperasi. - Dalam foto: Penyanyi Inul Daratista saat di temui pada acara konferensi pers Konser Raya 21th Indosiar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2015). 

TRIBUNTERNATE.COM Bisnis karaoke milik penyanyi dangdut Inul Daratista terdampak oleh pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun.

Selama kurun waktu itu pula, seluruh cabang usaha karaoke yang bernama Inul Vizta itu tutup, karena tidak mendapat izin beroperasi dari pemerintah.

Tentu Inul Dararista mengalami kerugian yang besar, hingga miliaran rupiah.

"Ya selama ini tutup, karena saya sangat disiplin banget mengikuti aturan. Banyak (kerugian), miliaran rupiah ruginya," kata Inul Daratista ketika ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

Ia menyebut semua karyawannya di bisnis karaoke menganggur lebih dari setahun ini, karena tidak mendapatkan izin operasi dari pemerintah.

"Karoke saya ada seratus yah dihitung aja kerugiannya, satu bulan habis berapa kerugian," ucapnya.

Baca juga: Bukan Hal Rumit, Sutradara Jelaskan Misteri Tokoh Salesman yang Diperankan Gong Yoo di Squid Game

Baca juga: Diisukan Dekat hingga Pacaran, Enzy Storia dan Omar Daniel Kompak Membantah, Enzy: Omar Soulmate Gue

Baca juga: Rachel Vennya Bocorkan Cara Ajarkan Attitude pada Anak: Paling Penting Tiga Kata Sakti

Ruangan karaoke Inul Vista Kediri dipasang garis polisi setelah ketahuan menyediakan penari stripris, Jumat (14/7/2017). SURYA/DIDIK MASHUDI
Ruangan karaoke Inul Vista. SURYA/DIDIK MASHUDI (Surya/Didik Mashudi)

Karena memiliki kerugian mencapai miliaran rupiah, istri Adam Suseno tersebut sudah menyampaikan surat terbuka kepada Pemerintah Pusat.

"Tujuannya lewat surat terbuka itu untuk bisa menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Pusat, supaya karoke kita bisa dibuka kembali," jelas wanita bernama asli Ainur Rokhimah tersebut.

Sebab, diakui wanita kelahiran Pasuruan, Jawa Timur, 21 Januari 1979 itu, jika usaha karaoke tidak dibuka, maka pembayaran royalti musisi dan pencipta lagu terancam.

"Mau bayar gimana kalau usaha karaokenya aja tidak dibuka," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved