Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kabar Artis

Inul Daratista Bela Saipul Jamil, Kritikan Pedas Komnas PA: Tolonglah Ikut Berempati pada Korban

Inul Daratista menjadi bulan-bulanan warganet karena terlalu membela Saipul Jamil, setelah bebas dari penjara atas kasus pencabulan terhadap DS.

TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Inul Daratista dikecam oleh Komnas PA karena membela Saipul Jamil - Dalam foto: Penyanyi Inul Daratista saat di temui pada acara konferensi pers Konser Raya 21th Indosiar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2015). 

TRIBUNTERNATE.COM - Nama penyanyi dangdut Saipul Jamil saat ini tengah menjadi sorotan dan perbincangan publik.

Sebab, setelah dirinya bebas dari penjara karena kasus pelecehan seksual pada Kamis (2/9/2021) lalu, Saipul Jamil malah mendapat sambutan yang meriah bak pahlawan.

Bahkan, ia sudah tampil di sejumlah acara televisi swasta.

Saipul Jamil pun menjadi target kemarahan warganet dan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) karena dinilai tidak pantas sebagai mantan narapidana pelecehan seksual mendapat sambutan demikian hingga terkesan glorifikasi.

Namun rupanya Komnas PA tak hanya mengecam Saipul Jamil, tetapi juga mengkritik pedangdut Inul Daratista.

Diketahui,  Inul Daratista menjadi bulan-bulanan warganet karena terlalu membela Saipul Jamil, setelah bebas dari penjara atas kasus pencabulan terhadap DS.

Aksi Inul Daratista yang dianggap membela Saipul Jamil kembali eksis mendapat komentar pedas dari Dewan Pengawas Komnas PA, Roostin Ilyas.

Roostin Ilyas menegaskan ia menyayangkan langkah Inul Daratista yang sangat membela Saipul Jamil usai bebas dari penjara.

"Saya seorang ibu, saya seorang perempuan saya kecewa juga pada seseorang yang bernama Inul Daratista yang mengatakan bahwa dia tidak suka Saipul Jamil dibully," kata Roostin Ilyas di kantor Komnas PA, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Singgung Soal Banyaknya Baliho Puan Maharani, Amien Rais Sebut Tak Banyak Mempengaruhi

Baca juga: Pakar Psikologi Forensik: Saipul Jamil Tidak Tepat Disebut Pedofilia, Melainkan Ephebophilia

Baca juga: Saipul Jamil Bebas dari Penjara Disambut Meriah, Ini Kritikan dari Najwa Shihab dan Ernest Prakasa

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait dalam jumpa pers di kantornya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021).Usai Muncul Petisi, Kini Giliran Komnas Perlindungan Anak Minta Saipul Jamil Diboikot dari Televisi
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait dalam jumpa pers di kantornya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021).Usai Muncul Petisi, Kini Giliran Komnas Perlindungan Anak Minta Saipul Jamil Diboikot dari Televisi (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Roostin menganggap langkah Inul membela mantan pelaku pencabulan anak di bawah umur itu, tidak berempati kepada masyarakat Indonesia.

"Saya cuman pengen tanya sama bu Inul, kalau anak anda menjadi korban apakah anda juga akan bicara seperti itu? Tolonglah kita semua berempati," ucapnya.

Roostin menyebut kekesalannya terhadap Inul Daratista dan kembalinya Saipul Jamil eksis di televisi, bukan bermaksud menghalagi keduanya berkarya dan mencari nafkah.

"Monggo orang butuh uang buat hidup, sama seperti Saipul Jamil. Tapi janganlah di televisi atau di media sosial yang bisa ditonton oleh ratusan juta orang Indonesia," jelasnya.

Menurut Roostin, Saipul Jamil kembali memberikan dampak besar terhadap predator seksual atau pelaku pelecehan seksual terhadap anak-anak.

"Takutnya nanti korban menjadi takut melaporkan atau bahkan para pelaku ini semakin berani. Jadi kami meminta untuk para pelaku pelecehan seksual tidak mendapatkan tempat lagi," ujar Roostin Ilyas.

Baca juga: PBB Sebut Taliban Berjanji untuk Menjamin Keselamatan Pekerja Kemanusiaan di Afghanistan

Baca juga: Korban Kasus Dugaan Pelecehan di KPI Kecewa Terduga Pelaku Belum Juga Dijatuhi Sanksi

Baca juga: Gembira Bupatinya Ditangkap KPK, Warga Banjarnegara Gelar Syukuran Selama 7 Hari hingga Cukur Gundul

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved