Breaking News:

KJRI Jeddah Pertimbangkan Opsi Cetak Kartu Vaksin Jamaah Umrah untuk Hindari Kendala Pemindaian

Jika nantinya ada kendala dalam pemindaian barcode sertifikat vaksin, maka akan sangat mengganggu kelancaran ibadah umrah, sehingga harus diantisipasi

SPA via Arab News
Jamaah umrah mengunjungi Masjidil Haram di Makkah - Konsul Jenderal RI Jeddah, Eko Hartono, menyampaikan pentingnya sertifikat vaksin jamaah umrah harus bisa terbaca oleh otoritas Arab Saudi. Jika nantinya ada kendala dalam pemindaian barcode sertifikat vaksin, maka akan sangat mengganggu kelancaran ibadah umrah, sehingga harus diantisipasi. 

TRIBUNTERNATE.COM - Konsul Jenderal RI Jeddah, Eko Hartono, menyampaikan pentingnya sertifikat vaksin jamaah umrah harus bisa terbaca oleh otoritas Arab Saudi. 

Pasalnya, sertifikat vaksin adalah salah satu syarat terpenting bagi jamaah agar bisa melaksanakan ibadah umrah.

“Perlu kita garis bawahi adalah sertifikat vaksin mereka (jamaah) dengan barcode dan sebagainya itu bisa terbaca oleh petugas Saudi, itu yang paling penting,” kata Eko dalam wawancaranya yang ditayangkan di kanal Youtube KompasTV Senin, (11/10/2021).

Eko mengatakan pemerintah sedang mendiskusikan pelaksanaan teknis umrah agar ibadah para jamaah bisa terlaksana dengan lancar. 

“Itu yang kita usahakan. Agar supaya petugas di Saudi lapangan tidak menemui kesulitan untuk membaca. Kita upayakan,” katanya.

Ia mengatakan, jika nantinya ada kendala dalam pemindaian barcode sertifikat vaksin, maka akan sangat mengganggu kelancaran ibadah umrah, sehingga harus diantisipasi.

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Jamaah Indonesia untuk Umrah, Menlu Langsung Koordinasi dengan Menag dan Menkes

Baca juga: Menlu RI: Arab Saudi akan Buka Pelaksanaan Umrah bagi Jemaah Asal Indonesia, Wajib Karantina 5 Hari

ILUSTRASI Sertifikat vaksin Covid-19. - Cara mendapatkan sertifikat vaksin Covid-19 yang belum muncul dan atau memperbaiki data yang salah dalam sertifikat vaksin Covid-19.
ILUSTRASI Sertifikat vaksin Covid-19. (PeduliLindungi)

“Kalau misalnya ribuan jamaah itu kemudian ada debat dengan petugas lapangan itu sangat sangat mengganggu, jadi yang kita hindari agar supaya sertifikat vaksin kita bisa langsung dibaca oleh petuga saudi,” terangnya.

Ditanya mengenai jamaah umrah Nigeria yang menggunakan sebuah kartu untuk pemindaian sertifikat vaksin, Eko mengatakan pihaknya mempertimbangkan opsi tersebut jika dinilai paling tepat mengingat tidak semua jamaah pandai dalam menggunakan gadget.

“Iya, kartu, tapi disitu ditempel barcodenya yang bisa dibaca oleh Saudi. Kita ingat bahwa tidak semua jamaah itu pandai menggunakan gadget,” katanya.

Baca juga: FDA Tinjau Keamanan dan Efektivitas Pencampuran Vaksin Covid-19 Merek Berbeda sebagai Booster

Baca juga: Jemaah Umrah Boleh Pakai Sinovac, Menlu Retno Minta Arab Saudi Perlunak Kebijakan Vaksin untuk WNI

Menurutnya, masalah-masalah teknis seperti ini penting untuk dipikirkan karena sangat menentukan kelancaran saat ibadah.

“Kalau mohon maaf nih, beberapa orang yang sudah berumur kan juga susah menggunakan gadget. Apalagi kemudian ada masalah seperti lowbat, hpnya tidak canggih, nah ini malah nanti gugup di depan petugas malah jadi nggak bisa dibuka.” 

“Masalah-masalah teknis seperti ini harus kita pikirkan juga,” katanya.

Video selengkapnya.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved