Breaking News:

Nadiem Makarim Hadirkan Sederet Paket Kebijakan, Termasuk Bantuan Subsidi Upah bagi Pendidik Non-PNS

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menghadirkan beragam paket kebijakan untuk membantu para pendidik dan tenaga kependidikan.

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Rizki A
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan akan meluncurkan beragam paket kebijakan, termasuk bantuan subsidi upah untuk pendidik non-PNS. 

Tak berhenti sampai di situ, Mendikbudristek juga akan memberikan paket kebijakan berupa kurikulum darurat yang lebih sederhana.

Kurikulum tersebut nantinya diharapkan dapat membantu para guru untuk lebih mudah melaksanakan pembelajaran di masa khusus.

Nadiem Makarim menyebut, pihaknya kini juga tengah mengembangkan platform guru belajar dan berbagi.

Platform tersebut bisa digunakan oleh para guru untuk dapat belajar dari rekan guru lainnya untuk mengembangkan pembelajaran.

“Kami juga mengembangkan platform guru belajar dan berbagi, sehingga para guru bisa belajar dari rekan sejawatnya dalam mengembangkan pembelajaran,” terang Nadiem.

Baca juga: Nadiem Makarim Perbolehkan Perguruan Tinggi Gelar PTM Terbatas, Aturannya Beda dengan Sekolah

Baca juga: Kurangi Ancaman Learning Loss pada Siswa, Nadiem Makarim Upayakan PTM di Sekolah Sesegera Mungkin

Mendikbud Nadiem Makarim saat meluncurkan empat kebijakan merdeka belajar dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi di Gedung D kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020).
Mendikbud Nadiem Makarim saat meluncurkan empat kebijakan merdeka belajar dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi di Gedung D kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2020). (Kemendikbud)

Dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas saat ini menjadi penanda bahwa dunia Pendidikan Indonesia telah memasuki babak baru.

Peranan guru dinilai sangat penting dalam suksesnya PTM terbatas dan menghadirkan layanan pendidikan yang aman dan nyaman.

“Berkat ketangguhan ibu dan bapak, kita telah berhasil melewati masa yang penuh tantangan.”

“Saat ini telah mulai melaksanakan PTM terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat demi keselamatan semua warga sekolah,” ujar Mendikbudristek.

“Sekali lagi, peran ibu dan bapak sangat besar dalam menyukseskan PTM terbatas,” imbuhnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved