Breaking News:

Polisi Banting Demonstran hingga Tak Sadarkan Diri, LBH Jakarta dan SETARA Institute Beri Tanggapan

Tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap demonstran itu pun menuai kritik dan tanggapan dari LBH Jakarta dan SETARA Institute.

Editor: Rizki A
Instagram/seputartangsel
Sebuah video yang memperlihatkan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap seorang demonstran viral di media sosial. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah video yang memperlihatkan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap seorang demonstran viral di media sosial.

Dalam video yang berdurasi 48 detik itu, tampak seorang aparat membanting tubuh mahasiswa yang ditangkapnya ke trotoar tepi jalan.

Setelah dibanting dengan posisi tengkuk hingga punggung mengenai permukaan trotoar, mahasiswa itu sempat terlihat kejang-kejang dan tak sadarkan diri.

Hingga akhirnya, beberapa orang aparat di sekitar berupaya menyadarkan dengan menepuk-nepuk pundak dan punggung mahasiswa yang masih kejang itu.

Saat insiden ini terjadi, polisi sedang membubarkan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya yang tengah berdemo.

Demonstrasi tersebut digelar bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang.

Diketahui, peristiwa pembantingan mirip aksi smackdown itu terjadi di depan Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (13/10/2021).

Peristiwa tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap mahasiswa demonstran itu pun menuai kritik dan tanggapan dari LBH Jakarta dan SETARA Institute.

LBH Jakarta

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta memberi tanggapan soal dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan anggota kepolisian saat membubarkan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten, Rabu (13/10/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved