Breaking News:

Sebut Megawati Gulingkan Gus Dur, Jubir Demokrat Sampaikan Permintaan Maaf: Saya Kepleset Lidah

Herzaky Mahendra Putra meminta maaf kepada kader PDI Perjuangan (PDIP) terkait pernyataannya soal Megawati yang menggulingkan Gus Dur.

TRIBUNNEWS/HO
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menutup Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (10/8/2019). 

TRIBUNTERNATE.COM - Juru bicara sekaligus Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra meminta maaf kepada kader PDI Perjuangan (PDIP) terkait pernyataannya.

Hal tersebut dilakukan oleh Herzaky karena sebelumnya ia sempat memberi pernyataan yang menyebut bahwa Megawati menggulingkan presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Mengetahui pernyataan Herzaky, Ketua DPC PDIP Kota Tangerang Selatan, Wanto Sugito merasa tersinggung dengan pernyataan tersebut.

Herzaky menjelaskan bahwa maksud dari pernyataannya adalah Megawati menggantikan Gus Dur, bukannya menggulingkan.

"Yang saya maksud, Ibu Megawati menggantikan Gus Dur. Saya mohon maaf kepada siapapun yang tidak berkenan atas kekeliruan ini," kata Herzaky, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (5/10/2021).

Ia mengaku salah menggunakan perbendaharaan kata dan terpleset lidah saat menjawab pertanyaan dari awak media setelah konferensi pers berlangsung.

"Mohon maaf saya kepleset lidah saat tanya jawab setelah konferensi pers," ungkapnya.

Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra.
Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra. ()

Lebih lanjut, Herzaky menegaskan tak ada maksud menyinggung dua sosok yang disebutnya itu.

Sebab, ia merupakan pengagum Gus Dur dan menghormati Megawati selaku presiden kelima RI.

"Saya ini pengagum Gus Dur dan NU. Saya juga hormat kepada Ibu Megawati sebagai mantan presiden," tandasnya.

Baca juga: Pendukung Ganjar Makin Ramai, Politisi PDIP Tegaskan Megawati Belum Tentukan Siapa Capres 2024

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved