Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kata Novel Baswedan soal Bendera Mirip HTI di Meja Pegawai KPK dan Narasi Bohong Oknum Satpam KPK

Novel Baswedan menjawab tudingan soal beredarnya foto bendera mirip lambang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di markas korps antirasuah.

Tribunnews.com/Gita Irawan
Mantan Penyidik Senior KPK Novel Baswedan 

“Di KPK itu security ada di bawah biro umum. Biro umum dibawah ‘Kesekjenan’, jadi itu tidak ada kaitannya dengan bagian penindakan. Abi kenal juga nggak. Jadi nggak ada urusan. Abi di KPK kan penyidik, tidak ada urusan dengan kepegawaian, tidak ada urusan mengenai etik, apalagi soal mecat memecat,” ujarnya.

Novel mengatakan jika ada masalah pelanggaran seperti hal itu di KPK, pegawai bermasalah memiliki sejumlah pilihan kausul, boleh mengundurkan diri untuk mencegah adanya catatan kepegawaian.

Namun Novel memastikan diri tidak memiliki urusan soal pecat memecat pegawai.

Rina yang bertanya pada Novel, bahkan menyebut ada isu yang menyebut bahwa security itu tergabung dalam organisasi kemasyarakatan (Ormas) Banser.

“Apa sih ini, ada Banser, HTI, Taliban, pusing dengar berita-berita itu,” kata Rina Emilda.

“Udahlah, nggak perlu ikut-ikut urusan itu, karena itu memang urusan yang sengaja dibuat macam-macam. Masalahnya adalah, mau dia dari ormas manapun, mestinya ormas itu tidak suka juga ada anggotanya yang berbohong, tentunya mereka mempunyai prinsip memegang integritas, tetap berkata jujur. Jadi siapapun dia, dari ormas manapun, ketika tidak jujur, berbohong, tentu itu jadi masalah,” kata Novel menjawab pertanyaan istrinya.

“Saya pikir kalaupun dia Banser, pasti di Bansernya juga dimarahin,” lanjut Novel.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Novel Jawab Tudingan Bendera Tauhid di Meja Kerjanya di KPK dan Narasi Bohong Oknum Security KPK

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved