Breaking News:

Kenali! Ini Perbedaan Gagal Jantung dan Serangan Jantung, Lengkap dengan Penyebab dan Gejalanya

Gagal jantung dan serangan jantung adalah dua kondisi pada jantung yang dapat berdampak serius pada kesehatan jika tidak segera ditangani.

Pinterest
Ilustrasi serangan jantung 

12. Pengobatan kanker tertentu, seperti kemoterapi;

13. Penyalahgunaan zat atau alkohol.

Gejala Gagal Jantung

Gagal jantung dapat berlangsung terus-menerus (kronis), atau mungkin mulai tiba-tiba (akut).

Tanda dan gejala gagal jantung di antaranya:

1. Kelelahan;

2. Kenaikan berat badan secara tiba-tiba;

3. Kehilangan nafsu makan;

4. Katuk terus-menerus;

5. Ketak jantung tidak teratur;

6. Palpitasi jantung;

7. Pembengkakan perut;

8. Sesak napas;

9. Kaki dan pergelangan kaki bengkak;

10. Vena leher yang menonjol.

Baca juga: Anda Harus Tahu, Ini 7 Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

Baca juga: Ternyata Tampilan Kuku di Jari Tangan Bisa Jadi Tanda Risiko Serangan Jantung, Begini Penjelasannya

Ilustrasi Gagal Jantung
Ilustrasi Gagal Jantung (Tribun-Video.com)

Serangan Jantung

Masih dari Healthline, istilah medis untuk serangan jantung adalah Infark Miokard.

Penyebab utama serangan jantung adalah penyakit jantung koroner.

Di sinilah plak menumpuk di arteri yang memasok darah ke jantung.

Penumpukan plak di arteri juga dikenal sebagai aterosklerosis.

Ada dua jenis utama serangan jantung, yakni:

- Serangan jantung tipe I, di mana plak di dinding bagian dalam arteri pecah dan melepaskan kolesterol dan zat lain ke dalam aliran darah.

Hal ini kemudian dapat membentuk bekuan darah dan menyumbat arteri.

- Serangan jantung tipe II, di mana jantung tidak menerima darah kaya oksigen sebanyak yang dibutuhkan, tetapi tidak ada penyumbatan total pada arteri.

Sementara itu, penyebab lain dari serangan jantung adalah pembuluh darah robek, spasme pembuluh darah, penyalahgunaan narkoba, hipoksia atau kekurangan oksigen dalam darah.

Gejala Serangan Jantung

Gejala umum untuk serangan jantung, adalah:

1. Nyeri dada atau ketidaknyamanan;

2. Sesak napas;

3. Nyeri di lengan, bahu, atau leher;

4. Mual;

5. Berkeringat;

6. Pusing dan kelelahan;

7. Nyeri tubuh bagian atas;

8. Kesulitan bernapas.

Beberapa orang mungkin mengalami campuran gejala serangan jantung tanpa memandang jenis kelamin.

Ada juga perbedaan spesifik jenis kelamin dalam gejala serangan jantung.

Wanita lebih mungkin mengalami gejala serangan jantung yang khas, seperti nyeri dada dan sesak napas.

Namun, pria lebih mungkin mengalami serangan jantung akibat pecahnya plak, sementara wanita cenderung lebih berisiko terkena penyakit arteri koroner non-obstruktif.

Tingkat estrogen yang lebih tinggi juga dapat mengurangi risiko seseorang terkena serangan jantung.

Akibatnya, wanita memiliki risiko lebih besar terkena serangan jantung setelah menopause daripada sebelumnya.

(Tribunnews.com/Latifah)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perbedaan Gagal Jantung dan Serangan Jantung, Berikut Penyebab dan Gejalanya

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved