Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sebelum Meninggal, Kondisi Haji Lulung Naik Turun, Dokter Temukan Penyebab Gangguan Ritme Jantungnya

Yang sangat menganggu dari kondisi Haji Lulung adalah irama atau ritme jantungnya, sehingga tim dokter kesulitan mengatasi masalah tersebut.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Abraham Lunggana Haji Lulung saat bersaksi dalam sidang korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2017). 

TRIBUNTERNATE.COM - Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H Abraham Lunggana alias Haji Lulung meninggal dunia di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Selasa (14/12/2021), pukul 10.50 WIB.

Terkait meninggalnya Haji Lulung, sejumlah dokter RS Harapan Kita yang merawat mendiang memberikan penjelasan.

Dokter menjelaskan, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Haji Lulung.

Direktur Pelayanan Medik, Perawatan dan Penunjang RS Pusat Jantung Harapan Kita, dr DR Dicky Fakhri mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga Haji Lulung.

Menurut Dicky, ketika datang ke RS Pusat Jantung Harapan Kita, Haji Lulung sudah mengalami kelainan jantung.

"Yang mana pompa jantungnya kurang baik pada saat itu," ujar Dicky.

Meski sudah mendapatkan perawatan secara intensif hingga masuk ke ruang Intensive cardiovascular care unit (ICVCU), nyawa Haji Lulung tidak bisa diselamatkan.

Baca juga: DKI Jakarta hingga NTB, Ini 11 Provinsi yang Mulai Lakukan Vaksinasi pada Anak Usia 6-11 Tahun

Baca juga: Imunitas Masyarakat Meningkat, Menkes RI Sebut Aman dari Lonjakan Kasus Covid-19 Hingga Maret 2022

Baca juga: Pengusaha hingga Politikus, Ini Sepak Terjang Haji Lulung yang Meninggal karena Penyakit Jantung

Haji Lulung dirawat oleh dokter spesialis jantung yang sudah ahli dalam penanganan penyakit tersebut.

Tiap harinya, Haji Lulung diberi obat dan tubuhnya dipasangi sejumlah alat dengan harapan kondisinya lebih membaik.

"Dalam perkembangannya, ada keadaan naik, ada keadaan turun, artinya sedikit membaik dan kadang kondisinya turun," tegas dia.

Kemudian yang sangat menganggu dari kondisi Haji Lulung adalah irama atau ritme jantungnya, sehingga tim dokter kesulitan mengatasi masalah tersebut.

Haji Lulung sempat sembuh selama empat hari dan tidak lama kemudian kondisinya turun lagi.

"Kami sudah mencari sumber penyebab gangguan irama jantungnya, tapi dalam perjalanannya sumber penyebabnya ketemu tapi pompa jantung makin lama tidak membantu sehingga hari ini meninggal dunia," jelasnya.

Jalani Perawatan Sejak Akhir November 2021

Haji Lulung menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Jantung Harapan Kita sejak 24 November 2021.

Dokter Dicky Fakhri mengatakan, sebelumnya H Lulung sempat di rawat di rumah sakit lain.

Setelah dibawa ke RS Pusat Jantung Harapan Kita, pihaknya melakukan pemeriksaan sesuai SOP.

"Setelah kami mengetahui adanya kelainan (jantung) yang diidap oleh penderita, lalu kami tolong dengan obat-obatan dan pemasangan alat bantu nafas," ujar dia saat ditemui Wartakotalive.com, Senin (6/12/2021) pekan lalu.

Dicky menjelaskan, pihaknya memberikan obat-obatan kepada H Lulung agar pergerakan jantungnya lebih bagus.

Demi H Lulung sehat lagi, kata Dicky, setiap pagi pihaknya selalu melakukan rapat evaluasi.

Sebab, H Lulung mendapat perawatan medis dari tim RS Jantung Harapan Kita yang dibentuk sejak musuk Ahok itu dirawat.

"Dari masuk sampai saat ini, itu kurang lebih sudah 11 hari mendapatkan perawatan, ini tim yang merawat H Lulung," tuturnya.

Hingga Senin (6/12/2021), Haji Lulung masih dirawat di ruang intensif Intensive cardiovascular care unit (ICVCU) Rumah Sakit Pusat Jantung Harapan Kita.

Kepala Kelompok Staf Medis Rawat Intensive dan Kegawatdaruratan Cardiovascular, dr Dafsah Arifa Juzar menjelaskan, kondisi H Lulung masih kritis dan menggunakan alat bantu pernafasan serta hemodinamik untuk pemantuan aliran darah.

"Trennya dalam satu Minggu terakhir itu dalam perbaikan dan saat ini kami sedang proses mengurangi alat bantu tersebut," kata dia Kepada Warta Kota, Senin (6/12/2021)

Bahkan, pihak RS Pusat Jantung Harapan Kita berencana melepas satu persatu alat bantu yang ada pada tubuh Haji Lulung.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lulung Ahmad Lunggana tengah terbaring sakit di RS Harapan Kita.
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lulung Ahmad Lunggana tengah terbaring sakit di RS Harapan Kita. (Ist)

Profil Singkat Abraham Lunggana/ Haji Lulung

Dikutip dari Kompas.tv, Haji Lulung dikenal sebagai politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang tengah menjabat sebagai anggota Komisi VII DPR RI untuk Dapil Jakarta III sejak 2019 hingga 2021.

Haji Lulung pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode tahun 2014-2019 namun ia mengundurkan diri di tahun 2018.

Haji Lulung lahir di Jakarta, 24 Juli 1959.

Haji Lulung tercatat aktif dalam berbagai organisasi masyarakat.

Berikut ini jabatan Haji Lulung di beberapa organisasi masyarakat yang pernah diikuti:

- Ketua Umum Gerak Betawi tahun 2001-2010

- Ketua Umum Pemuda Panca Marga tahun 2011-2019

- Ketua Umum Bamus Betawi tahun 2018-2023

Sebelum terjun ke dunia politik, Haji Lulung dikenal sebagai seorang pengusaha yang memiliki sejumlah perusahaan.

Berikut beberapa perusahaan yang Ia miliki:

- PT Putraja Perkasa

- PT Tirta Jaya Perkasa

- Koperasi Kobita

- PT Tujuh Fajar Gemilang

- PT Satu Komando Nusantara yang bergerak dalam bidang jasa keamanan, perparkiran, dan penagihan utang.

Selain itu, Haji Lulung juga memiliki Lawfirm bernama Lunggana Advocate & Friends.

Lawfirm Lunggana Advocate & Friends ini berlokasi di Tanah Abang.

Mengutip Jakarta.go.id, Haji Lulung mengawali karier politiknya di PPP.

Ketika PPP pecah, Haji Lulung sempat diajak untuk mendirikan Partai Bintang Reformasi (PBR).

Ia pun terpilih sebagai Ketua DPC FBR Jakarta Barat.

Setelah pemilu 2004, Haji Lulung kembali ke PPP dan terpilih menjadi Ketua DPC PPP Jakarta Pusat.

Namun, Haji Lulung kemudian dipecat oleh PPP sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta.

Setelah dipecat, Haji Lulung bergabung dengan PAN untuk maju dalam Pemilihan Legislatif 2019.

Akhirnya Haji Lulung terpilih dan masuk anggota DPR periode 2019-2024 dari fraksi PAN.

Setelah tiga tahun bergabung dengan PAN, awal September 2021, Haji Lulung memutuskan untuk mengundurkan diri.

Haji Lulung memilih untuk kembali ke PPP.

Haji Lulung kembali menjabat sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta hingga saat ini.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Sudah Berupaya Maksimal, Pihak RS Jelaskan Kondisi Terakhir Haji Lulung, Alami Kelainan Jantung

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kondisi Haji Lulung Sempat Membaik Empat Hari dan Turun Lagi karena Gangguan Irama Jantung

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved