Dukung Richard Lee, dr Tirta Sindir Polisi soal Kabur Karantina Bebas: Jangan Baper Ya Dikritik
Rasa kecewa diutarakan oleh influencer sekaligus tenaga kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi terkait kasus yang saat ini menjerat dr. Richard Lee.
TRIBUNTERNATE.COM - Rasa kecewa diutarakan oleh influencer sekaligus tenaga kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi terkait kasus yang saat ini menjerat dr Richard Lee.
Dokter Richard Lee yang ditahan polisi pada Senin (27/12/2021), menyatakan telah menyesal aksi edukasinya soal produk kecantikan abal-abal justru berakhir dengan dirinya di dalam penjara.
Menanggapi kasus ini, dr Tirta kemudian mengungkit kasus kabur dari karantina yang bebas karena bersikap sopan.
Dukungan kepada dr Richard disuarakan oleh dr Tirta lewat akun Instagram miliknya, Selasa (28/12/2021).
Dokter Tirta menjelaskan bahaya penahanan dr Richard justru akan membuat dokter-dokter lain berpikir dua kali saat mau melakukan edukasi kepada masyarakat.
Ia juga menyatakan kekecewaannya kepada pihak kepolisian atas penahanan dr Richard.
"Kalo beliau ditahan? Apakah ini tidak membuat dokter laen menjadi takut edukasi mengenai produk kecantikan? Coba sebutkan dokter yg brani edukasi mengenai produk kencantikan setegas beliau? Sedikit yg bernyali
Saya jujur kecewa atas hal ini. Yg kabur karantina aja bisa bebas karena sopan," tulis dr. Tirta.
Baca juga: Dokter Tirta Ingatkan Pesan Luhut soal Kabur dari Karantina, Sindir Mulan Jameela dan Rachel Vennya?
Baca juga: Dokter Tirta Mengaku Terganggu dengan Tren Ikoy-ikoyan: Maaf Banget, Saya Ga Bisa Join Gerakan Itu
Di dalam unggahannya yang lain, dr Tirta mencontohkan efek samping penggunaan krim abal-abal yang menyebabkan pasien mengalami alergi.
"Izin nih. Pernah ga bapak polisi yg terhormat menerima pasien alergi kulit akibat krim yg salah? Saya pernah. Menyiksa lho ndan. Pake krim 1 bulan, penyakit alerginya bisa 6-12 bulan."
Dokter Tirta menjelaskan, edukasi dilakukan oleh para dokter agar masyarakat dapat menghindari hal-hal yang buruk, dalam kasus ini dr Richard mengedukasi agar publik terhindar dari produk kecantikan yang berbahaya.
"Produk yg di kritik, harus memperbaiki produknya! Agar semakin aman," tegas dr Tirta.
Di akhir keluh kesahnya, dr Tirta kembali mengungkit soal kasus kabur karantina berakhir bebas gara-gara sopan.
"Kasus karantina kabur aja bebas karena sopan, dan dulu ga ditahan juga pas mau sidang
Bener begitu kah ndan? Lebh bahaya akses ilegal ke medsos ya? Daripada kabur karantina?
Maturnuwun bapak polisi semua. Jangan baper ya kalo dikritik.
Sekedar mengingatkan, bapak polisi sendiri ada "restorative justice lhoh" ga berlaku ya buat @dr.richardlee_official?"
Baca juga: Pihak Richard Lee Ungkap Harapan Berdamai dengan Kartika Putri, Kuasa Hukum: Apa Sih Untungnya?
Baca juga: Richard Lee Ditangkap Paksa atas Kasus Pencurian Barang Bukti, Polisi: Penangkapan Sudah Sesuai SOP
dr Richard menyesal karena berniat edukasi membantu masyarakat justru dipenjara
Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, dr Richard diketahui ditangkap gara-gara akses ilegal ke akun Instagramnya yang kini disita pihak kepolisian.
Dokter Richard meluruskan, kejadian itu terjadi karena login otomatis mesin saat ia mengunggah konten di Facebook yang terhubung dengan akun Instagramnya.
Dokter Richard juga mengutarakan rasa penyesalannya karena edukasinya yang berniat membantu masyarakat justru mengakibatkan dirinya dipenjara.
"Kalau review saya berujung penangkapan, upaya saya bongkar semua ini berujung pada saya ditangkap, benar-benar enggak pantas. Benar-benar saya enggak ikhlas, enggak sepadan yang saya kerjakan," ujar Richard.
"Saya bahagia ketika orang makin banyak yang saya selamatkan, tapi kalau saya harus mengalami seperti ini, sumpah saya benar-benar menyesal telah melakukan hal itu," katanya.
Adapun akun Instagram Richard Lee sebelumnya disita polisi sebagai barang bukti kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan artis Kartika Putri pada Desember 2020.
Kasus itu bermula ketika Richard Lee memberikan edukasi melalui kanal YouTube tentang salah satu produk kecantikan berupa krim wajah yang dinilai berbahaya.
Ia menyebutkan, produk tersebut mengandung merkuri dan hidroquinon yang diketahui setelah melalui uji laboratorium. Produk yang dimaksud Richard Lee pernah dipromosikan oleh Kartika Putri.
(TribunTernate.com/Qonitah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/richard-lee-tirta-hbfjakg.jpg)