Breaking News:

APBD Pemprov Maluku Utara Tahun 2022 Sebesar Rp3 Triliun Masih Belum Ditransfer

Dokumen perda APBD Pemprov Malut tahun 2022 sampai sekarang masih menunggu hasil evaluasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Editor: Rizki A
TribunTernate.com
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) telah mengusulkan dokumen Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 sebesar Rp3 triliun lebih.

Akan tetapi, usulan APBD sesuai dokumen tersebut hingga kini belum ditransfer ke kas daerah Pemprov Malut.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir mengatakan, untuk dokumen perda APBD Pemprov Malut tahun 2022 sebesar Rp3 triliun lebih ini sampai sekarang masih menunggu hasil evaluasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Menurutnya, dokumen tersebut pada awalnya memang sudah disahkan melalui DPRD Provinsi Maluku Utara.

Namun, setelah diajukan, pihak Mendagri masih dalam tahapan evaluasi terkait dengan postur anggaran yang disahkan, apakah sudah sesuai dengan skala prioritas tahun 2022 atau belum.

Oleh karena itu, sampai saat ini dokumen tersebut belum dikembalikan ke Pemprov Malut.

“Nanti setelah dilakukan evaluasi oleh Mendagri, baru lah nomor rekening keluar, itu baru kita jalankan,” kata Sekprov Samsuddin, Kamis (6/1/2022).

Sekprov juga mengaku, dengan evaluasi yang dilakukan oleh Mendagri ini diharapkan dokumen APBD bisa diserahkan kembali pada Februari 2022.

Sehingga, pada bulan Maret 2022 nanti, semua kegiatan sudah bisa berjalan.

"Mudah mudahan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Mendagri tidak ada lagi masalah, sehingga secepatnya dikembalikan,” harapnya.

Samsuddin menyebut, dari evaluasi tersebut, mudah-mudahan postur anggaran APBD tahun 2022 yang disahkan itu tidak diubah lagi oleh pihak Kemendagri.

“Jadi kita masih menunggu saja hasilnya, jika disuruh ubah, maka kita harus memprioritaskan kegiatan yang penting. Jika tidak, maka tetap sama. Intinya kita tunggu saja hasil evaluasi Kemendagri," tandasnya.

(TribunTernate.com/Randi Basir)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved