Breaking News:

Dicap Tak Berperikemanusiaan oleh TNI, Ini Alasan Kolonel P Buang Handi dan Salsabila

Dicap tak berperikemanusiaan, Letjen TNI Chandra W Sukotjo selaku Danpuspomad mengungkapkan motif tersangka membuang Handi dan Salsabila ke sungai.

Tribun Jabar / Lutfi Ahmad
Kolonel P tersangka 1 saat jalani rekonstruksi kasus tabrak lari di Nagreg, Senin (3/1/2021) - Letjen TNI Chandra W Sukotjo selaku Danpuspomad mengungkapkan motif tersangka membuang Handi dan Salsabila ke sungai. 

TRIBUNTERNATE.COM -  Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) telah menyelesaikan tahap penyidikan terhadap tiga oknum TNI yaitu Kolonel P dan dua orang lainnya dalam kasus tabrak lari hingga pembuangan jenazah dua sejoli Handi dan Salsabila di Nagreg,

Berkas perkara dan barang bukti telah diserahkan kepada Oditurat Militer Tinggi II Jakarta hari ini, Kamis (6/1/2022).

Ketiga tersangka, yakni Kolonel Infanteri Priyanto, Kopda DA dan Kopda A juga telah diserahkan.

Penyerahan berkas perkara, barang bukti dan para tersangka tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube KompasTV.

"Tahap penyidikan sudah selesai. Kami serahkan hasil proses penyidikan, berkas perkara, dan barang bukti kepada Otmilti II Jakarta untuk diproses sampai ke tingkat pengadilan," ujar Brigjen TNI Kemas A Yani selaku Dansat Idik Puspomad.

Dalam konferensi pers tersebut, Letjen TNI Chandra W Sukotjo selaku Danpuspomad juga mengungkapkan motif tersangka membuang Handi dan Salsabila ke sungai.

Baca juga: Diborgol & Berbaju Tahanan, 3 Anggota TNI Disoraki Warga saat Rekonstruksi Tabrak Lari di Nagreg

Baca juga: Angkat Bicara soal Kasus Nagreg, Andika Perkasa Sebut Tersangka Kolonel P Berusaha Berbohong

Mobil Isuzu Panther hitam bernopo B 300 Q yang menabrak Handi Harisaputra (17) dan Salsabila (14) (kiri), sosok penabrak (kanan).
Mobil Isuzu Panther hitam bernopo B 300 Q yang menabrak Handi Harisaputra (17) dan Salsabila (14) (kiri), sosok penabrak (kanan). (Instagram @infojawabarat)

Alasan ketiga oknum TNI tersebut adalah karena ingin lepas tanggungjawab dan menghilangkan barang bukti kecelakaan saat mereka menabrak Handi dan Salsabila pada 8 Desember 2021 lalu.

"Ada upaya melepas tanggung jawab ataupun melakukan tindakan menghilangkan barang bukti," ujar Letjen TNI Chandra W Sukotjo.

Letjen TNI Chandra W Sukotjo pun menyebut tindakan yang dilakukan oleh ketiga oknum TNI tersebut di luar batas peri kemanusiaan.

"Awalnya ada kecelakaan lalu lintas namun berlanjut menjadi tindak pidana yang di luar batas peri kemanusiaan," lanjutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved