Breaking News:

6 Juta Data Pasien di Server Kemenkes RI Diduga Bocor, Pakar Siber: Sangat Merugikan

Enam juta data pasien rumah sakit yang ada di server milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diduga bocor, dan dijual di situs online Raid Forums

Editor: Rizki A
Pixabay via Pexels.com
ILUSTRASI peretasan 

TRIBUNTERNATE.COM - Dugaan kebocoran data kembali terjadi di Indonesia.

Enam juta data pasien rumah sakit yang ada di server milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diduga bocor, dan dijual di situs online bernama Raid Forums.

Hal ini pun mendapat tanggapan dari pakar keamanan siber Alfons Tanujaya.

Menurut Alfons, data medis yang bocor dapat disalahgunakan dan mengakibatkan kerugian yang besar bagi pemiliknya.

"Jika pasien mengalami kebocoran data mengidap penyakit atau kondisi medis tertentu yang sifatnya rahasia kemudian diketahui oleh publik, hal ini sangat merugikan," kata Alfons, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Dosen UNJ Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK Atas Dugaan KKN, Ini Bukti yang Disertakan

Baca juga: Kerap Liput Yoris dan Yosef Kasus Subang, YouTuber Ini Bantah Cari Duit: Ikhlas Hilang Subscriber

Menurutnya, data pasien yang bocor dapat memberikan dampak psikologis yang berat bagi pasien itu sendiri. Selain itu, foto medis pasien yang tidak pantas dilihat lalu disebarkan juga memberikan dampak psikologis yang berat bagi pasien.

Alfons juga mengungkapkan, kebocoran data ini seharusnya menjadi pembelajaran untuk para pengelola data penting untuk lebih memperhatikan pengamanan server.

"Pengamanan data tidak hanya cukup dilakukan dari sisi perlindungan terhadap penyanderaan data dengan mengenkripsi, tetapi dapat dilakukan juga dengan melakukan back up data," kata Alfons.

Data penting, lanjut Alfons, harus dilakukan backup secara terpisah dari database utama agar dapat mengembalikan data saat server terkena ransomware.

"Kemudian data penting juga harus dilindungi dari aksi extortion ware, dimana jika korbannya tetap tidak mau membayar karena memiliki backup data maka data yang berhasil diretas diancam untuk disebarkan ke publik jika pengelola data tidak membayar uang tebusan yang diminta," ucap Alfons.

Karena itulah, kata Alfons, langkah antisipasi yang tepat harus dilakukan seperti mengenkripsi database sensitif di server.

Sehingga, sekalipun berhasil diretas tetap tidak akan bisa dibuka atau mengimplementasikan DLP Data Loss Prevention.

Sebagai informasi, data pasien yang dijual pada situs Raid Forums meliputi pemeriksaan radiologi, termasuk foto dan identitas pasien, serta hasil CT Scan, tes Covid-19, hingga hasil rontgen (X-Ray) lengkap dengan nama pasien, asal rumah sakit, dan waktu pengambilan gambar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Enam Juta Data Pasien Rumah Sakit Diduga Bocor, Ini Kata Pakar Keamanan Siber

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved