Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Jokowi Namai Ibu Kota Baru ''Nusantara'', Diharapkan Jadi Kota yang Kompetitif secara Global

Ibu Kota Negara yang baru kini telah memiliki nama baru, yakni "Nusantara." Nama tersebut dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Youtube/Sekretariat Presiden
Ibu Kota Negara yang baru kini telah memiliki nama baru, yakni "Nusantara." Nama tersebut dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNTERNATE.COM - Ibu Kota Negara yang baru kini telah memiliki nama baru, yakni "Nusantara."

Nama "Nusantara" ini dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Suharso Monoarfa, dalam rapat Panitia Kerja (Panja) RUU Ibu Kota Negara, Senin (17/1/2022).

Diungkapkan Suharso, Presiden Jokowi menyetujui nama ibu kota negara, "Nusantara" pada Jumat (14/1/2022) lalu.

"Ini saya baru mendapatkan konfirmasi langsung dan perintah langsung dari Bapak Presiden itu pada hari Jumat. Jadi ini sekarang hari Senin, pada hari Jumat lalu," Suharso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

"Dan beliau mengatakan ibu kota negara ini namanya 'Nusantara,'" imbuhnya.

Suharso menjelaskan, alasan dipilih nama "Nusantara" menjadi nama ibu kota negara baru karena nama Nusantara sudah dikenal sejak dahulu dan mudah menggambarkan Republik Indonesia.

"Alasannya adalah "Nusantara" sudah dikenal sejak dulu dan ikonik di internasional, mudah dan menggambarkan kenusantaraan kita semua, Republik Indonesia, dan saya kira kita semua setuju dengan istilah Nusantara itu," katanya.

Baca juga: Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko Diduga Terima Suap, Miliki Harta Kekayaan Rp13,1 Miliar

Baca juga: Siap Bertarung untuk Pilpres 2024, Sekjen Gerindra Bocorkan Persiapan Prabowo: Terus Berkomunikasi

Baca juga: Respons Gerindra soal Munculnya Deklarasi Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024

Harapan Presiden tentang Ibu Kota Baru

Presiden menegaskan, pembangunan ibu kota baru ini bukan semata-mata memindahkan kantor-kantor pemerintahan secara fisik.

Tujuan utama dari pembangunan ibu kota baru ini adalah untuk membangun kota baru yang smart, kota baru yang kompetitif di tingkat global.

"Membangun sebuah lokomotif baru untuk transformasi negara kita Indonesia menuju sebuah Indonesia yang berbasis inovasi dan berbasis teknologi yang berbasis green economy," terang Presiden saat memberikan sambutan di acara Dies Natalis ke-67 Universitas Parahyangan, Senin (17/1/2022).

Jokowi mengatakan, secara fisik pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur harus dijadikan momentum untuk membangun sebuah kota yang sehat, kota yang efisien, kota yang produktif, yang dirancang sejak awal.

"Dan warganya kemana-mana dekat, warganya ke mana-mana bisa naik sepeda, ke mana-mana bisa jalan kaki, karena zero emission."

"Yang menyediakan pelayanan keamanan dan kesehatan serta pendidikan yang berkelas dunia. Bayangan kita seperti itu," terang Presiden, dalam pidato yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved