Wanita Tewas Bersama Suami Saat Ritual Maut di Jember, Sempat Bermimpi Lihat Keranda Jenazah
Sebelum insiden nahas itu terjadi, Sri Wahyuni sempat mengatakan hal tak biasa dan bermimpi melihat keranda jenazah.
TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah tradisi ritual yang diikuti oleh 24 orang di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (13/2/2022) dini hari berakhir tragis.
Saat ritual dilaksanakan, para peserta tiba-tiba terseret dan tersapu ombak tinggi.
Akibatnya, 11 orang dilaporkan tewas karena tenggelam di Pantai Payangan.
Dari 11 korban tewas tersebut, ada pasangan suami istri, yakni Sri Wahyuni (35) dan Syaiful Bahri (40).
Keduanya merupakan warga Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.
Belakangan diketahui, mereka sudah tiga kali mengikuti ritual tersebut bersama padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara.
Sebelum insiden nahas itu terjadi, Sri Wahyuni sempat mengatakan hal tak biasa dan bermimpi melihat keranda jenazah.
Hal itu disampaikan Painah, mertua korban.
Baca juga: JHT Baru Bisa Dicairkan pada Usia 56 Tahun, Apa Alasannya?
Baca juga: 2 Nelayan di Morotai Dilaporkan Hilang, Berikut Prediksi Cuaca BMKG Kelas I Sultan Babullah Ternate
Mengutip Surya, sehari sebelum kejadian, Painah sempat ngobrol dengan menantunya, Sri Wahyuni.
Saat itu, Sri Wahyuni sedang membersihkan rumah.
Kepada mertuanya, ia mengatakan rumahnya akan banyak tamu karena teman-temannya akan mengaji di rumah.
"Kemarin ia kan bersih-bersih rumah, saya tanya mengapa bersih-bersih rumah."
"Ia menjawab kalau akan ada banyak tamu ke rumahnya. Katanya, teman-temannya mau mengaji di rumah," kata Painah saat ditemui di rumahnya, Minggu.
Tak hanya itu, Sri Wahyuni juga menceritakan mimpinya kepada Painah.
Dalam mimpinya, Sri Wahyuni mengaku melihat orang membawa keranda jenazah di samping rumahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sebanyak-10-orang-tewas-dalam-ritual-di-pantai-payangan-jember.jpg)