Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Mbak Rara, Pawang Hujan di MotoGP Mandalika yang Kini Viral, Mengaku Bayarannya Capai 3 Digit

Rara Istiati Wulandari mengaku mulai menjadi pawang hujan sejak ia kecil, yakni saat berusia 9 tahun.

TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Pawang hujan MotoGP Mandalika 2022, Rara Istiati Wulandari, memberikan klarifikasi tentang hujan lebat disertai petir menyambar saat race MotoGP Mandalika, Minggu, 20 Maret 2022. 

Menurut Rara, hujan kemudian berhenti. Semenjak itulah, ia menjadi pawang hujan.

"Caranya saya saya teriak ke langit. Waktu itu ujan. Saya minta supaya cerah ke awan, dan cerah gitu saya," ujarnya sebagaimana dikutip dari YouTube Atlas Adventure, Senin (21/3/2022). 

Soal kemampuannya sebagai pawang hujan, Rara mengaku kemampuan itu ia dapatnya dari leluhurnya. 

Dengan kemampuan itu, Rara mengaku bisa berkomunikasi dengan dunia lain. 

"Ibaratnya, kita sudah punya power. Bisa mengendalikan angin, api, air dan udara," ujarnya. 

Rara mengaku ia sudah bertugas sebagai pawang hujan di berbagai acara. 

Mulai dari acara kecil seperti pernikahan hingga acara besar seperti Asian Games 2018. 

Baca juga: Hasil MotoGP Mandalika 2022, Miguel Oliveira Pole Position, Fabio Quartararo Catat Waktu Tercepat

Punya Kontrak Kerja

Sebagai pawang hujan, Rara mengaku punya kontrak kerja. 

Dalam kontrak kerja itu disebutkan ia bertugas dari tanggal berapa hingga tanggal berapa. 

Selain itu, tertulis pula pembayaran dimuka atau DP yang ia terima. 

Rara juga blak-blakan soal tarifnya sebagai pawang hujan. 

Sosok Rara Istiani Wulandari, pawang hujan di Sirkuit Mandalika yang mejadi sorotan saat ajang MotoGP.
Sosok Rara Istiani Wulandari, pawang hujan di Sirkuit Mandalika yang mejadi sorotan saat ajang MotoGP. (Kolase Tribunnews.com: TribunBali/I Nyoman Mahayasa dan KOMPAS.com/Benediktus Agya Pradipta)

Dalam pengakuannya pada tahun 2019 tersebut, Rara mengaku dibayar Rp 1-juta hingga Rp 2 juta untuk acara pernikahan. 

Tetapi untuk acara besar seperti acara menteri ia dibayar sekitar Rp 10 juta. 

Sedangkan untuk acara kampanye, ia dibayar Rp 5 juta sehari. 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved