MotoGP Mandalika

Pasca-Jatuh di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Didiagnosis Diplopia untuk Kedua Kalinya

Marc Marquez langsung melakukan kunjungan darurat ke Hospital Clinic de Barcelona dan bertemu dokter mata, Dr Sanchez Dalmau.

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Ronna Qurrata Ayun
Instagram/marcmarquez93
Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez. 

Bahkan, Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig mengaku pihaknya bingung atas insiden yang menimpa pembalap andalannya itu.

"Dia sudah 3 kali jatuh, dan kami bingung mengapa, hari ini kecelakaannya sangat brutal, dan kami harus menganalisanya," ujar Alberto Puig dikutip dari siaran live MotoGP.

"Pembalap kami mengalami kecelakaan, kami harus mempelajarinya, saat ini saya belum bisa banyak memberikan informasi. Yang jelas pebalap kami mengalami kecelakaan yang parah dan menyebabkan gegar otak, kami memutuskan dia (Marc) tidak akan ikut balapan," tambah Alberto.

Apa Itu Diplopia?

Tahun lalu, Marc Marquez sempat didiagnosis mengalami gangguan diplopia.

Hal ini mengharuskan dirinya absen dalam balapan yang digelar di Valencia Spanyol pada 12-14 November 2021.

Saat itu, Marc Marquez mengatakan bahwa ia telah menderita diplopia sejak 2011 silam.

Lantas, apa itu diplopia?

Dikutip dari WebMD oleh Kompas.com, Diplopia merupakan gangguan mata yang menyebabkan penderitanya mampu melihat dua gambar dari obyek yang sama.

Di dunia medis, diplopia juga dikenal dengan gangguan penglihatan ganda.

Diplopia bisa terjadi di salah satu mata (monokuler) atau kedua mata (binokuler).

Kendati demikian, jika diplopia terjadi di kedua mata, maka akan lebih berbahaya.

Penyebab diplopia

Rupanya, penyebab penyakit diplopia monokuler dan binokuler berbeda.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved