MotoGP Mandalika

Pasca-Jatuh di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Didiagnosis Diplopia untuk Kedua Kalinya

Marc Marquez langsung melakukan kunjungan darurat ke Hospital Clinic de Barcelona dan bertemu dokter mata, Dr Sanchez Dalmau.

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Ronna Qurrata Ayun
Instagram/marcmarquez93
Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez. 

Pada diplopia monokuler, penyebabnya bisa karena adanya kerusakan pada kornea mata, lensa, atau luka akibat benturan.

Biasanya, penderita penyakit katarak juga akan mengalami diplopia monokuler.

Sementara penyakit diplopia binokuler disebabkan karena terjadi kerusakan pada otot mata, syaraf, hingga gangguan otak.

Sebab, syaraf yang terganggu dapat berpengaruh kepada kerusakan syaraf di otot yang menggerakkan mata sehingga menyebabkan penglihatan ganda.

Hal serupa juga bisa terjadi karena adanya gangguan otak, seperti stroke, tumor, cedera, dan infeksi.

Gejala diplopia

Berikut beberapa gejala yang dirasakan oleh penderita diplopia:

  • Satu atau kedua mata tidak sejajar (mata juling)
  • Sakit saat menggerakkan mata.
  • Rasa sakit di sekitar mata, seperti di alis dan pelipis.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Kelemahan pada mata.
  • Kelopak mata turun.

Pemeriksaan diplopia ini dilakukan melalui beberapa pengecekan, seperti tes darah, peneriksaan fisik, hingga CT scan, dan MRI otak.

Apabila beberapa pemeriksaan tersebut sudah dilakukan, dokter bsia mendiagnosis apakah pasien tersebut mengalami diplopia atau tidak.

(TribunTernate.com/Rizki A.) (Tribunnews) (Kompas.com)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved