BBM
Beberapa Warga Jambula Ternate Sesak Nafas dan Mual, Menurut Warga Itu Dampak Tumpahan BBM Pertamina
Tumpahan BBM milik Pertamina jenis Solar dan Pertamax di sekitar pantai Jambula menghawatirkan.
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM- Tumpahan BBM milik Pertamina jenis Solar dan Pertamax di sekitar pantai Jambula menghawatirkan.
Beberapa warga Jambula mulai merasa perut mual, perih di mata dan sesak nafas.
"Malam pertama minyak tumpah, saya dan teman-teman berada di pantai. Mata saya perih, perut mual, sesak nafas, dan hidung juga perih," beber Syahrizal, saat ditemui TribunTernate.com di Kelurahan Jambula, Jumat (8/4/2022) pukul 12.30 WIT.
Tak hanya Dia, beberpa warga juga merasa hal yang sama.
Mereka terkena dampak tumpahan minyak PT Pertamina.
"Buka cuman saya, ada juga Risto, Izhar, dan warga yang rumahnya dekat bibir pantai pun sesak nafas dan sakit perut,"ungkapnya.

Bahkan, sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk berobat
"Saya langsung diantar ke Puskesmas Jambula,"ujar Syahrizal.
Baca juga: Jalan Masuk ke TBBM Pertamina Jambula Ternate Dipalang Lagi
Baca juga: Hari ke-6 Ramadan 2022, Harga Telur Ayam Ras di Ternate Belum Bergerak
Pantauan Tribunternate.com, air laut di sekitar pantai Jambula berwarna cokelat dan tampak berminyak.
Disinyalir itu adalah bekas tumpahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan Pertamax.
Informasi beredar, tumpahnya BBM ke air laut Jambula terjadi pada Selasa (5/4/2022).
Atas kejadian ini masyarakat sekitar meminta agar Pertamina bertanggungjawab.
Hanya saja permintaan itu sampai sekarang seperti diabaikan.
Sehingga, kemarin hingga hari ini Jumat (8/4/2022) masyarakat menggelar aksi sekaligus memalang akses Pertamina kembali. (*)