BEM SI Demo 11 April 2022, Wiranto: Jika yang Jadi Tuntutan Tidak Mungkin Terjadi, Buat Apa Demo?

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana untuk menggelar unjuk rasa di Istana Bogor pada Senin (11/4/2022).

Editor: Rizki A
WARTA KOTA/henry lopulalan
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto 

TRIBUNTERNATE.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana untuk menggelar unjuk rasa di Istana Bogor pada Senin (11/4/2022).

Rencananya, aksi demontrasi mahasiswa ini akan menyampaikan berbagai tuntutan, termasuk tentang harga bahan pokok.

Terkait rencana aksi demo tersebut, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto memberikan tanggapannya.

Wiranto pun menjelaskan, aksi demostrasi bukanlah kegiatan yang dilarang pemerintah.

Ia juga tak melarang aksi mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah.

Untuk itu, Wiranto memastikan siap berkomukasi dengan siapa saja.

"Demo kan tidak dilarang. Saya pun tidak berhak melarang demo.”

“Tetapi tatkala kita menyampaikan bahwa kalau kita berdemonstrasi tentang sesuatu yang tidak mungkin terjadi dan sudah dijawab bahwa yang menjadi tuntutan itu tidak mungkin terjadi untuk apa demo?" katanya, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (9/4/2022).

Baca juga: Tambah Jabatan, Luhut Binsar Pandjaitan Kini Jadi Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional, Ini Tugasnya

Ketua Wantimpres kembali menegaskan, tidak melarang aksi demonstrasi.

Meski demikian, kata Wiranto, lebih baik mendiskusikan aspirasi di ruangan daripada melakukan aksi di lapangan.

"Bukan melarang tapi kan kita berkomunikasi. Ini bulan Puasa, bulan suci Ramadhan. Kita prihatin. Saling maaf-memaafkan."

"Kita berpuasa tentunya kita lebih arif untuk bisa menyikapi hal-hal yang memang bisa kita bicarakan kita komunikasikan dengan baik," ucapnya dalam konferensi pers di Kantor Wantimpres, Jakarta Pusat, Jumat (8/4/2022).

"Ketimbang panas -panas di jalan, lebih baik kita bicara di ruangan yang adem. Ngomong, bicara. Kira-kira bagaimana sih? Tapi pasti pemerintah akan mendengarkan pasti itu ya, pasti, tidak mungkin tidak mendengarkan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Wiranto menyampaikan, saat ini pemerintah sudah mulai membuka komunikasi dengan mahasiswa.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved