Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Partai Nasdem

Sekwil NasDem Maluku Utara: Jangan Buat Dikotomi Antara Achmat Hatari dan Sultan Tidore

Sekretaris Wilayah (Sekwil) Partai Nasdem Maluku Utara, A Malik Ibrahim menanggapi pernyataan Politisi Partai Hanura Ongen Sangaji. 

Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Sekretaris Wilayah Partai Nasdem Maluku Utara, A Malik Ibrahim 

TRIBUNTERNATE.COM-Sekretaris Wilayah (Sekwil) Partai Nasdem Maluku Utara, A Malik Ibrahim menanggapi pernyataan Politisi  Ongen Sangaji

"Soal tanggapan mantan politisi Hanura, Ongen Sangaji itu bagi saya datar saja. Apalagi menggunakan perspektif kacamata kuda,"kata Malik. 

Malik Ibrahim mengatakan, janganlah mendikotomi pribadi Husain Syah dan Dr Achmad Hatari.

Dr Achmad Hatari adalah Anggota DPR RI unsur pimpinan Komisi XI, Wantim Partai NasDem sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara.

Sedangkan, Husain Syah adalah Sultan Tidore dan Anggota DPD RI.

“Jadi soal layak dan tidaknya itu indikatornya apa? Karena Partai NasDem bukan panggung sensasi para politisi.
Kami bukan infantile disorder (petualang politik yang tidak memiliki kapasitas membesarkan partai). Secara internal dengan melihat ekspektasi politik dan dukungan masyarakat di 10 Kabupaten/Kota, kami yakin Achmad Hatari sangat layak menjadi Gubernur,”tandasnya.

Baca juga: Operasi Ketupat di Maluku Utara Dimulai Pekan Depan, Warga Wajib Catat Ini

Baca juga: Di Halmahera Utara, Disperindag Temukan Pengecer BBM Curang

Itu sebabnya NasDem terus membangun soliditas, persaudaraan dan lebih penting dari itu adalah suasana kebatinan putra-putra terbaik Maluku Utara, yang tidak saling menjatuhkan.

"Bagi saya, Dr. Achmad Hatari dan yang mulia Sultan Tidore Husain Syah sangat layak memimpin Maluku Utara. Mereka berdua memiliki suasana kebatinan yang sama dan saling memberi respek. Untuk itu, tidak dibutuhkan gegap-gempita dan sorak-sorai dengan membuat dikotomi siapa yang lebih pantas dan tidak pantas,"harap Malik.

Perlu diketahui,  Partai NasDem tentunya seperti partai-partai lain yang punya mekanisme mengusung atau mencalonkan seseorang sebagai kepala daerah.

Menurut Malik, setiap orang  harus bisa membedakan Marketing Politic dan  Statemen Politik.

Marketing Politic adalah menghidupkan simbol Partai.

Itu penting dan wajib bagi semua kader yang memiliki ideologi Restorasi.

Sehingga secara internal menimbang dari segala aspek Ketua DPW NasDem Maluku Utara,  Dr. Achmad Hatari layak menjadi Gubernur Maluku Utara.

“Kalau ini kita bicara Marketing Politic. Maka Jangan samakan dengan Statemen Politik tanpa indikator yang jelas,”tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved