Kamis, 18 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ada Dugaan Hepatitis Akut Mengarah ke Covid-19, Ini Penjelasan Pakar Epidemiologi

Namun ada beberapa diagnosis dan hipotesis dari pakar kesehatan dan peneliti di dunia. Salah satunya mengarah pada Covid-19.

Tayang:
thailandmedical.news
ILUSTRASI pasien anak-anak di rumah sakit. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pandemi virus corona penyebab penyakit Covid-19 belum reda, kini muncul penyakit hepatitis akut misterius yang tidak diketahui penyebabnya.

Hepatitis akut tersebut menyerang anak-anak.

Kasus ini terbilang misterius, karena hingga saat ini belum diketahui penyebab pastinya.

Namun ada beberapa diagnosis dan hipotesis dari pakar kesehatan dan peneliti di dunia. Salah satunya mengarah pada Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman.

"Bahwa di antara sekian hipotesa dan diagnosis yang berbeda dari pada dokter, dan juga tim epidemiolog salah satunya memang mengarah pada Covid-19," ungkapnya, Rabu (4/5/2022).

Apa yang perlu dilakukan?

Dicky menyebutkan perlu dilakukan mitigasi dan segera gencarkan vaksinasi anak. Termasuk booster anak penting.

Bagi anak di bawah usia lima tahun, meskipun belum ada vaksin Covid-19 yang eligible, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

"Di antaranya pastikan anak-anak ketika masuk sekolah, orang dewasa yang tinggal bersama anak usia di bawah lima tahun harus sudah booster," katanya menambahkan.

Karena orang dewasa menjadi barrier atau pelindung efektif untuk sementara waktu. Tentunya sambil menunggu vaksin yang eligible bagi anak-anak bawah lima tahun.

Baca juga: Hepatitis Akut Merebak dan Belum Diketahui Pemicunya, IDI dan IDAI Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Baca juga: Sederet Fakta Hepatitis Akut Misterius yang Tewaskan 3 Anak di DKI Jakarta, Investigasi Dimulai

Baca juga: Puluhan Anak di Dunia Terserang Hepatitis Misterius, Adenovirus 41F Diduga Jadi Penyebab, Apa Itu?

Baca juga: 3 Anak di RSCM Meninggal Dunia karena Hepatitis Akut, Kemenkes RI Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Selain itu perlu penguatan protokol kesehatan, infrastruktur, ventilasi dan sirkulasi udara. Apa lagi di dalam konteks mudik dan arus balik.

Anak-anak harus dipastikan pergi dengan orang-orang yang memang sudah memiliki imunitas. Tidak harus tiga dosis, setidaknya dua dosis atau dalam kondisi ketaatan Prokes yang cukup.

"Sembari tingkatkan deteksi dan survelens ini. Hepatitis ada survelensnya. Dan juga, artinya kewaspadaan di unit kesehatan," kata Dicky lagi.

Ia pun mengingatkan jika hal ini berlaku tidak hanya pada anak-anak saja. Namun juga pada dewasa muda dan orang lanjut usia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved