Jumat, 15 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dibakar Cemburu, Seorang Pria di Madura Tikam Kekasih Mantan Istrinya hingga Tewas di Musala

Pembunuh Muhyiddin tak lain adalah Iri Darma, pria yang yang sedang cemburu buta dan merupakan mantan suami S.

Tayang:
Kompas.com/Adysta Pravitra Restu
ILUSTRASI garis polisi. 

TRIBUNTERNATE.COM -- Polisi akhirnya berhasil meringkus terduga pembunuh seorang pemuda di sebuah musala Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura pada Minggu, (8/5/2022).

Muhyiddin An Nawawi (21), tewas bersimbah darah setelah ditikam saat berada di musala dekat rumah kekasihnya yang berinisial S.

Pembunuh Muhyiddin tak lain adalah Iri Darma, pria yang yang sedang cemburu buta dan merupakan mantan suami S.

Iri Darma (27), warga Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura.

Pria ini menghabisi Muhyiddin di musola yang berlokasi depan rumah S di Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura pada Minggu, (8/5/2022).

Saat itu, korban sedang bermain ponsel sekitar 02.00 WIB menggunakan hotspot milik calon tunangannya.

Namun, korban tiba-tiba berteriak minta tolong sembari berlari ke depan pintu rumah calon tunangannya.

Baca juga: 4 Kejanggalan Perusahaan Pemenang Tender Pengadaan Gorden Rumah Dinas Anggota DPR RI

Baca juga: Seorang Anak Ditemukan Terbawa Air di Selokan Hingga Tak Sadarkan Diri

Baca juga: Korban Begal Malah Dijadikan Tersangka Kasus Pembunuhan, Ini Pendapat Pakar Hukum

Warga yang berdatangan melihat korban sudah mengalami luka parah akibat sajam.

Korban lalu mengembuskan nafas terakhir saat tiba di puskesmas pembantu desa setempat.

Lalu, siapa sebenarnya Iri Darma?

Iri Darma diketahui sudah bercerai dengan S beberapa waktu lalu.

Setelah berpisah, S lalu berencana tunangan dengan Muhyiddin.

Kapolres Sampang AKBP Arman mengatakan bahwa tersangka berhasil diringkus Satreskrim Polres Sampang sehari setelah melakukan pembunuhan tersebut.

"Tersangka ditangkap di Jombang pada (9/5/2022) siang," ujarnya.

Kala itu tersangka berada di sekitar stasiun karena hendak berpindah tempat guna melarikan diri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved