Mudik Lebaran 2022
Mudik Lebaran 2022 Disebut Sukses dan Berjalan Lancar, Bagaimana Kata Pengamat?
Pengelola jalan tol, Jasa Marga mencatat 1,7 juta kendaraan keluar Jabodetabek sampai H-1 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
“Untuk mengurai kepadatan saat puncak arus mudik dan balik dapat dilakukan dengan memperpanjang masa libur sekolah dan kuliah, menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from home),” ujarnya.
“Volume kendaraan arus mudik dan balik tidak jauh berbeda, namun durasi arus balik lebih lama ketimbang arus mudik. Arus mudik lebih melandai, ditambah lagi ada tradisi lebaran ketupat di pantai utara Jawa dan peregangan masuk kerja dan sekolah,” lanjut Djoko.
Dengan durasi yang lebih panjang ini, pemerintah dan pihak terkait bisa mengevaluasi layanan mereka sejauh ini.
Ketua DPR Minta Layanan Arus Balik Tetap Normal
Pada kesempatan berbeda, Ketua DPR Puan Maharani meminta layanan arus balik harus tetap optimal.
“Di berbagai daerah, baik di pelabuhan, bandara, dan stasiun masih tergolong cukup ramai. Pemudik yang kembali setelah masa libur Lebaran selesai harus tetap mendapatkan pelayanan yang optimal,” kata Puan Maharani, dalam keterangannya Senin (9/5/2022).
Dia juga setuju, untuk mengurai kemacetan salah satunya dengan memperbolehkan baik ASN maupun pegawai swasta bekerja dari rumah (WFH) satu minggu setelah libur lebaran.
“Namun untuk ASN atau PNS yang bekerja di bagian pelayanan publik, harus tetap bekerja di kantor seperti biasa agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ucap Puan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mudik 2022 Berjalan Sukses dan Lancar? Begini Kata Pengamat