Virus Cacar Monyet Meluas, Kemenkes Minta Rakyat Lakukan Pencegahan, Ini Gejala & Cara Penularannya

Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk melakukan sejumlah langkah pencegahan sebagai tindakan waspada terhadap penularan penyakit cacar monyet.

Brian W.J. Mahy/Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit/AFP
Foto selebaran yang disediakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit ini diambil pada tahun 1997 selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), dan menggambarkan permukaan punggung kasus cacar monyet di seorang pasien yang menunjukkan munculnya ruam karakteristik selama tahap penyembuhan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat untuk melakukan sejumlah langkah pencegahan sebagai tindakan waspada terhadap penularan penyakit cacar monyet.

Seperti diketahui, kini virus cacar monyet atau monkeypox telah menyebar di belasan negara di dunia, mulai dari Afrika, Eropa hingga Amerika Serikat.

Kemenkes sendiri belum mencatat adanya kasus cacar monyet di dalam negeri. Namun, bukan berarti masyarakat bisa lengah terhadap penularan virus monkeypox ini.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Kemenkes RI, Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual pada Selasa (24/5/2022).

"Hingga saat ini belum ada kasus (cacar monyet) yang dilaporkan dari Indonesia,” kata Mohammad Syahril.

Menanggapi penyebaran virus cacar monyet ini, Kemenkes melakukan tindakan kewaspadaan dengan memperbarui situasi dan frekuensi question (FAQ) terkait monkeypox.

Melansir Tribunnews.com dari laman Infeksi Emerging Kemenkes, di bawah ini daftar tanya jawab soal kasus cirus cacar monyet yang sedang merebak:

1. Apa itu Monkeypox?

Monkeypox adalah penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis).

Virus  monkeypox merupakan anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae.

Genus Orthopoxvirus juga  termasuk virus variola (penyebab cacar Smallpox) dan virus vaccinia (digunakan dalam vaksin cacar Smallpox).

Baca juga: Jerman, Inggris hingga AS Laporkan Kasus Cacar Monyet di Negaranya, WHO Sebut Virus Ini akan Meluas

Baca juga: Waspada! Virus Cacar Monyet Serang Manusia, Sudah Menyebar di Eropa dan Amerika

2. Mengapa dinamakan Monkeypox atau Cacar Monyet?

Monkeypox pertama kali ditemukan pada tahun 1958 di Denmark.

Saat itu, ada dua kasus seperti cacar yang muncul pada koloni kera yang dipelihara untuk penelitian.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved