Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dari Kekepoan Warga hingga Cerita Pedagang Pasca Kebakaran Pasar Rawajaya Tobelo

Usai kebakaran, puing-puing Pasar Rawajaya jadi tontonan warga sekitar meski sudah dipasangi garis polisi.

Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Arafik Hamid
PUING-PUING: Tampak puing-puing bangunan dan kendaraan yang terbakar di Pasar Rawajaya Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (4/6/2022) siang. 

TRIBUNTERNATE.COM - Hingga kini, puing-puing bangunan pasca kebakaran.

Pasar Rawajaya Tobelo, Halmahera Utara pada Jumat (3/6) jadi tontonan warga sekitar.

Amatan TribunTernate.com, Sabtu (4/6/2022). Sejumlah warga masih melihat-lihat, kondisi bangunan pasca kebakaran.

Meski pihak Satreskrim Polres Kabupaten Halmahera Utara, sudah memasang garis polisi.

Baca juga: Ibu Korban Histeris Dengar Anaknya Jadi Korban Kebakaran Pasar Rawajaya Tobelo

Namun warga terus menonton, hingga masuk ke dalam puing-puing bangunan.

Selain itu, warga juga masuk ke dalam sebuah koskosan ditengah pasar.

Di mana kosan tersebut, menjadi saksi bisu atas meninggalnya tiga korban kebakaran.

Obel, pedagang perabotan korban kebakaran saat ditemui mengaku, seluruh isi tokonya hangus terbakar.

"Rerbakar semua, tidak ada yang tersisa, "tuturnya.

Diceritakan, saat itu ia tengah berada di Masjid untuk menunaikan ibadah Salat Jumat.

Dari sana, ia melihat kobaran api dan asap tebal mengepul ke langit, namun dihiraukan.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Pasar Rawajaya Tobelo yang Renggut Tiga Korban

Usai Salat dan hendak kembali ke toko, ia mendapati warga sudah berkerumun di dekat area pasar.

"Sudah, tak bisa saya bayangkan lagi, barang dagangan saya habis terbakar, "tuturnya.

Hingga saat ini, ia dan keluarga masih alami trauma.

"Saya hanya bisa menatap puing-puing jualan (perabotan), yang hangus terbakar, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved