Warga Kecamatan Galela Barat di Halmahera Utara Minta Perhatian Pemerintah
Jalan panta gunung di Kecamatan Galela Barat masih tertimbun material longsor, warga minta perhatian Pemkab Halmahera Utara.
TRIBUNTERNATE.COM - Warga Kecamatan Galela Barat, mengaku kesal dengan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara.
Yang tak kunjung memperhatikan, jalan Panta Gunung penghubung dua kecamatan.
Tak Kecamatan Galela Barat dan Kecepatan Galela Selatan, yang tertimbun material longsor.
"Lihat saja, material longsor tutupi jalan hingga sepanjang 1 kilometer."
Baca juga: Berikut Harga Kopra, Cengkeh, Pala, Fuli dan Coklat di Halmahera Utara Sabtu, 18 Juni 2022
"Sampai sekarang tidak ada perhatian maupun anggota DPRD, "ungkap Rafjan, warga Kecamatan Galela Barat, Sabtu (18/6/2022).
Alhasil, kendaraan melewati jalan tersebut terganggu karena kondisi jalan bergelombang, akibat material longsor.
"Baik mobil atau motor yang melintas pasti terganggu, karena jalannya naik turun (bergelombang), "tuturnya.
Sejauh ini Pemkab dan DPRD Halmahera Utara, tidak ada sikap.
"Tertimbun jalan itu, sudah tiga bulan, tapi tidak ada perhatian baik pemerintab dan DPRD, "ujarnya.
Baca juga: Selesaikan Masalah Sofifi, Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Minta Semua Pihak Duduk Bersama
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Halmahera Utara, Sahril Hi Rauf mengungkapkan.
Pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Ikram Baba.
"Senin kami di Komisi III, ada agenda dengan mereka, sekalian kami bahas soal jalan yang tertimbun material longsor itu, "tuturnya mengakhiri. (*)