Bahasa Galela Bakal Diajarkan di Seluruh PAUD dan SMP di Morotai
Bahasa Galela akan masuk dalam kurikulum tahun ajaran 2022/2023 di Morotai. Tujuannya agar bahasa Galela tetap lestari.
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, F Revi Dara, menyampaikan, bahwa pihaknya akan memasukan bahasa Galela dalam kurikulum tahun ajaran 2022/2023.
Sebab, penutur bahasa paling besar di Morotai adalah bahasa Galela.
Selain itu, agar bahasa Galela tidak punah dan tetap lestari supaya bisa diwariskan ke generasi berikutnya.
"Dua tahun lalu kita sudah bicarakan ini sekaligus bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, bahkan mereka juga sudah menyusun buku panduannya,"kata Revi, Kamis (23/06/2022).
Revi mengatakan, terkait tekhnis pembelajaran, para pengajar bahasa Galela diambil dari guru-guru yang sudah ada.
Karena, rata-rata di Morotai sebagian besar guru tahu bahasa Galela.
Sehingga tidak perlu lagi menyiapkan guru yang spesifik.
Baca juga: Rekomendasi Traveling Pulau-pulau di Morotai, Dilengkapi Panduan Transportasi dan Harganya
"Gurunya tidak spesifik. Kan orang-orang di Morotai pahamlah kalau bahasa Galela, jadi bagi saya didukung dengan buku mereka sudah bisa ajarkan ke anak-anak,"jelasnya.
Dia menargetkan, pembalajaran bahasa Galela akan mulai jalan tahun ini.
Pembelajaran bahasa Galela sendiri hanya diterapkan di jenjang pendidikan PAUD dan SMP di seluruh sekolah di Morotai.
"Jadi nanti mata pelajaran bahasa Galela hanya diajarkan pada siswa di jenjang PAUD dan SMP,"tambahnya.
Bahasa Galela merupakan salah satu bahasa Daerah yang ada di Provinsi Maluku Utara.
Bahasa ini berasal dari suku Tobelo-Galela.
Baca juga: Bantuan Langsung Tunai, BLT Milik Staf Desa Ngele-ngele di Morotai Diberikan Kepada Yang Membutuhkan
Saat ini penutur bahasa Galela tersebar di beberapa Kabupaten di Maluku Utara.
Salah satunya Kabupaten Pulau Morotai.
Keseharian komunikasi warga di Kampung-kampung di Morotai menggunakan bahasa Galela. (*)