Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Update Insiden Tewasnya Anak Buya Arrazy: Keluarga Ikhlas, Polisi Pemilik Senjata Tetap Diperiksa

Anak Buya Arrazy yang masih balita, Hushaim Shah Wali Arrazy (3) meninggal dunia setelah tertembak pistol milik anggota Polri pengawal Buya.

Instagram @arrazyhasyim
KH Arrazy Hasyim alias Buya Arrazy. Putra Buya Arrazy yang masih balita, Hushaim Shah Wali Arrazy (3) meninggal dunia setelah tertembak pistol milik anggota Polri pengawal Buya. 

"Infonya yang saya dapat sudah ada di Mabes dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh Propam. Dia harus mempertanggungjawabkan kelalaiannya," terangnya.

2. Pesan keluarga

Sementara itu, Buya Arrazy menitipkan pesan kepada media.

Buya meminta agar peristiwa meninggalnya sang anak tidak diberitakan terus-menerus.

"Kami mohon teman-teman media untuk tidak memberitakan terus menerus, demi menjaga perasaan kami (keluarga, red)," kata Buya di sela acara tahlil kedua di rumah duka di Desa/Kecamatan Palang, Kamis (23/6/2022) malam, dikutip dari Surya

Buya juga menyatakan pihaknya sudah ikhlas atas kepergian sang putra.

"Mohon doanya, saya dan keluarga ikhlas atas musibah ini," bebernya. 

Baca juga: Terus Meningkat, Jumlah Kasus Subvarian Baru Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia Kini Capai 143 Kasus

Baca juga: Kondisi Rumah Ustaz Yusuf Mansur Usai Digeruduk: Pagar Dipasangi Spanduk Larangan Ambil Foto

Baca juga: Megawati Masih Rahasiakan Nama Capres Pilihan PDIP: Masih 2 Tahun, Boleh Dong Saya Umpetin

DR. Arrazi Hasyim atau Buya Arrazi - Simak profil Arrazi Hasyim atau Buya Arrazi
DR. Arrazy Hasyim atau Buya Arrazy  (Istimewa/Tribun News)

Dalam acara tahlil kedua di rumah duka, banyak tetangga maupun kerabat yang ikut memanjatkan doa pada Hushaim.

Buya Arrazy terlihat memejamkan mata sejak awal tahlil hingga selesai.

Sesekali ia mengusap air mata, tak kuasa menahan kehilangan yang dirasakan.

Saat tahlil selesai, banyak jemaah yang menyalami dan mendoakan agar ulama muda itu tetap tegar.

3. Kronologi singkat

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Tuban, AKBP Darman mengatakan, musibah yang menimpa keluarga Buya Arrazy itu bermula saat pengawal dari unsur kepolisian yang mengawal Buya Arrazy melakukan salat dhuhur.

Senjata api yang dibawa petugas berinisial M ini kemudian ditaruh di tempat yang dianggap aman.

Namun, meski sudah ditaruh ditempat yang dianggap aman, senjata api itu ternyata justru bisa dipakai mainan oleh anak Buya Arrazy

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved