Virus Corona
Update Covid-19 Indonesia Senin, 4 Juli 2022: Tambah 1.434 Kasus Baru, 1.868 Kasus Sembuh
Pada Senin (4/7/2022), tercatat ada 1.434 tambahan kasus baru infeksi Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
TRIBUNTERNATE.COM - Angka kasus infeksi virus corona Covid-19 di Indonesia masih terus mengalami peningkatan.
Di Indonesia sendiri, kasus infeksi Covid-19 yang pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu.
Kini, pandemi Covid-19 di Indonesia telah berlangsung selama dua tahun.
Berdasarkan data yang disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan BNPB Indonesia pada Senin (4/7/2022), tercatat ada 1.434 tambahan kasus baru infeksi Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Dengan penambahan tersebut, maka total kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia kini mencapai 6.095.351.
Baca juga: Nyatakan Vaksin Covid-19 CanSino asal China Haram, MUI Sebut Ada Kandungan Sel Embrio Bayi
Baca juga: Update Covid-19 Indonesia Minggu, 3 Juli 2022: Tambah 1.614 Kasus Baru, 1.606 Kasus Sembuh
Dalam kasus Covid-19 di Tanah Air, terdapat pula tambahan jumlah kasus kematian maupun jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh.
Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 1.868 orang.
Sehingga, jumlah pasien Covid-19 yang telah sembuh adalah 5.922.117 orang.
Di sisi lain, ada penambahan 9 kasus kematian akibat Covid-19.
Kini, total kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia telah menembus angka 156 ribu, tepatnya 156.758 kasus.
Adapun total kasus aktif di Indonesia sebanyak 16.476 orang.

Menkes Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Didominasi Varian BA.4 dan BA.5
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan kasus Covid-19 di Indonesia didominasi subvarian BA.4 dan BA.5.
Saat ini, sudah lebih dari 80 persen varian yang ada di Indonesia adalah BA.4 dan BA.5.
“Kalau dominasi 1 varian itu sudah tinggi dan sekarang di Indonesia BA.4, BA.5 tuh sudah lebih dari 80 persen dari varian yang kita genomsequence,” kata Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers terkait Evaluasi PPKM di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin, (4/7/2022).
Baca juga: WHO: Masyarakat Tak Lagi Anggap Covid-19 sebagai Ancaman, Tetapi sebagai Ketidaknyamanan
Baca juga: Epidemiolog Minta Pemerintah Gencarkan Pemakaian Masker untuk Antisipasi Gelombang 4 Covid-19