Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Ketua Satgas Covid-19 IDI Jelaskan Pentingnya Vaksin Booster sebagai Syarat Perjalanan

Menurut Zubairi Djoerban, ada beberapa hal yang menunjukkan pentingnya vaksin booster sebagai syarat perjalanan.

Tribunternate.com/Faisal Amin
ILUSTRASI Vaksinasi Booster Covid-19. Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM menanggapi aturan baru vaksin booster sebagai syarat perjalanan di tengah pandemi virus corona. 

TRIBUNTERNATE.COM - Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM menanggapi aturan baru vaksin booster sebagai syarat perjalanan di tengah pandemi virus corona.

Diketahui, pemerintah akan memberlakukan aturan baru, di mana masyarakat diwajibkan vaksin Covid-19 booster sebelum memasuki mal.

Selain itu, vaksin booster juga menjadi syarat perjalanan baik udara, darat maupun laut.

Aturan ini akan diberlakukan dua minggu lagi.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, aturan ini merupakan upaya untuk menggencarkan vaksinasi booster di kalangan masyarakat.

"Untuk mendorong vaksinasi booster, syarat perjalanan dan masuk tempat umum seperti mal dan perkantoran, akan diubah jadi vaksinasi booster," ujar Menko Luhut dalam keterangan resmi, Senin (4/7/2022), dikutip Tribunnews.com dari maritim.go.id.

"Selain itu, pemerintah juga akan kembali menerapkan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan baik udara, darat, maupun laut, yang akan dilakukan maksimal dua minggu lagi," sambungnya.

Menurut Zubairi Djoerban, ada beberapa hal yang menunjukkan pentingnya vaksin booster sebagai syarat perjalanan.

Hal itu disampaikan pria yang juga dikenal sebagai dokter spesialis penyakit dalam (internis) senior tersebut dalam akun Twitter-nya, @ProfesorZubairi, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: Edaran MUI Tidore Menyatakan Pelaksanaan Salat Idul Adha Pilih Sesuai Keyakinan Masing-masing

Baca juga: Serangan Rusia ke Ukraina Makin Gencar, Pengamat: Kunjungan Jokowi Tak Semata untuk Gencatan Senjata

Baca juga: Meski Sudah Booster, Orang yang Pernah Tertular Covid-19 Omicron Takkan Kebal dengan Varian Terbaru

Baca juga: Viral Dugaan Penyelewengan Dana ACT, Gaji CEO Disebut Capai Ratusan Juta, Polri Bakal Usut Kasusnya

Dokter spesialis penyakit dalam (internis) sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM.
Dokter spesialis penyakit dalam (internis) sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM. (Kompas.com/Sania Mashabi)

Dalam cuitannya, Zubairi Djoerban menyebut bahwa vaksinasi booster penting sebagai syarat perjalanan karena:

1. Ada peningkatan kasus infeksi Covid-19 di negara-negara tetangga Indonesia

2. Tingkat positivitas atau rate positivity di Indonesia saat ini mencapai 10 persen, dan keterisian tempat tidur di rumah sakit (Bed Occupancy Rate/BOR) tercatat 9 persen.

3. Peningkatan kasus virus corona subvarian Omicron di Indonesia, yang saat ini mencapai 87 persen.

4. Vaksinasi booster dapat membantu meringankan gejala jika terinfeksi Covid-19.

 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved