BNPT: Dana ACT Diduga Mengalir ke Jaringan Terorisme di India dan Turki
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menduga adanya aliran dana ke kelompok diduga teroris yang ada di India dan Turki.
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Suasana di kantor pusat ACT di Menara 165, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022). Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menduga adanya aliran dana ke kelompok diduga teroris yang ada di India dan Turki.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavanda.
"Beberapa nama yang PPATK kaji berdasarkan hasil koordinasi dan hasil kajian dari database yang PPATK miliki itu ada yang terkait dengan pihak yang masih diduga, patut diduga terindikasi pihak, yang bersangkutan pernah ditangkap, menjadi salah satu dari 19 orang yang ditangkap oleh kepolisian di Turki karena terkait dengan Al-Qaeda," kata Ivan Yustiavanda.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dana ACT Diduga Kuat Mengalir ke Jaringan Terorisme di Turki dan India