Dalam Setahun, BMKG Catat Terjadi 1.000 Kali Gempa di Maluku Utara

Tercatat, 1.000 gempa terjadi diseluruh wilayah Maluku Utara sepanjang setahun menurut pengamanatan BMKG.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Fizri Nurdin
BENCANA: Kepala BMKG Maluku Utara, Andri Wijaya Bidang mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu setahun, seluruh wilayah di Maluku Utara mengalami gempa sebanyak 1.000 kali, Kamis (11/8/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Kepala Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara, Andri Wijaya Bidang mengatakan, dalam setahun terjadi 1.000 Gempa di Maluku Utara.

Maluku Utara merupakan daerah rawan Gempa, sesuai dengan data dari BMKG mencatat bisa ribuan kali dalam setahun terjadinya gempa bumi.

"Dari data BMKG wilayah Maluku Utara dalam satu tahun itu bisa 1000 kali Gempa yang terjadi, "katanya, Kamis (11/8/2022).

Dijelaskan, tahun ini BMKG Maluku Utara mendata dua kejadian di awal tahun bulan Januari dan April, gempa terjadi di Tobelo Barat dan di bagian Galela itu Gempa merusak.

Baca juga: Perbaikan Talud di Joubela Morotai Dikerjakan Pekan Depan, Menunggu Anggaran Cair

"Gempa rusak tahun ini terjadi di Halmahera Utara, sedangkan untuk Gempa, yang dirasakan cukup lumayan itu datanya saya kurang hafal tetapi lebih dari 10 kali, gempa dirasakan untuk Maluku utara, "jelasnya.

Orang nomor satu di Stasiun Geofisika Ternate ini mengungkapkan, rata-rata daerah di Maluku Utara merupakan daerah rawan Gempa dan Tsunami.

Baca juga: Pulau Morotai Masuk Wilayah Rawan Gempa dan Tsunami, Berikut Penjelasan BMKG Maluku Utara

"Paling rawan hampir semua wilayah Maluku Utara mulai dari Morotai, Halmahera Utara, halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Taliabu dan Kepulaun Sula semua hampir rawan,"ungkapnya.

Sehingga lanjutnya kegiatan sosialisasi ini sudah tentu dilakukan untuk memberikan pemahaman terhadap pemerintah dan juga masyarakat terkait bencana alam tersebut.

"Salah satu cara dari banyak cara bagaimana untuk memberikan informasi, atau edukasi masyarakat, pemerintah maupun swasta tentang pemahaman terkait Gempa bumi maupun tsunami. "pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved