Kejati Maluku Utara Kembalikan Berkas Kasus Dugaan Korupsi Bahrain Kasuba ke Polda, Ada Apa?

Karena dinilai kurang lengkap usai diperiksa, Kejati kembalikan berkas kasus dugaan korupsi, yang dilakukan Bahrain Kasuba ke Polda Maluku Utara.

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Randi Basri
KASUS: Aspidsus Kejati Maluku Utara, M Irwan Datuiding menyebut timnya mengembalikan berkas ke Polda Maluku Utara, akibat belum dinyatakan lengkap, itu disampaikan, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Aspidsus Kejati Maluku Utara, M Irwan Datuiding menyebut, timnya mengembalikan berkas ke Polda Maluku Utara, akibat belum dinyatakan lengkap.

Berkas yang dikembalikan Kejati Maluku Utara itu, tidak lain kasus dugaan korupsi anggaran operasional kepala daerah, Kabupaten Halmahera Selatan yang diusut Polda Maluku Utara senilai Rp 4.507.151.500.

Kejati Maluku Utara, kasus ini melibatkan lima tersangka, yakni mantan Sekretaris Daerah Halmahera Selatan, Helmi Surya Botutihe, mantan Kepala Bagian Hukum, Ilham Abubakar.

Baca juga: Tarif Angkutan Laut di Maluku Utara Resmi Dinaikan 20 Persen, Berikut Rinciannya

Mantan Kepala Bagian Umum, Saimah Kasuba, mantan Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba, dan mantan Sekretariat Junaidi Hasjim.

"Memang untuk berkas kasus yang ditangani tim penyidik Polda yang sudah mereka serahkan ke kita itu belum lengkap sehingga kita kembalikan lagi, "katanya, Kamis (8/9/2022).

Baca juga: Usai Porprov Maluku Utara 2022, Sirkuit Selawaring Tidore Penuh dengan Sampah

Menurutnya, pengembalian ini setelah tim penyidik menerima berkas dan langsung mengkaji, dengan itu sehingga ada beberapa berkas yang belum lengkap, dan dikembalikan ke Polda Maluku Utara untuk dilengkapi lagi.

"Dikembalikan untuk di sempurnakan oleh tim Polda, kalau sudah selesai baru di kembalikan kembali berkasnya ke kita,"ucapnya.

Sekadar diketahui, dugaan korupsi anggaran operasional Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, sesuai perhitungan kerugian negara oleh BPKP Maluku Utara, kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 3.474.311.013 dari total anggaran Rp 8.544.966.000. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved