Kabar Sepak Bola
Lepas Sadio Mane, Liverpool Kini Harus Terima Konsekuensi: Statistik Pressing Anjlok
Kepergian Sadio Mane yang berlabuh ke Bayern Munich disebut sebagai perbedaan mencolok antara performa Liverpool pada musim ini dan musim sebelumnya.
TRIBUNTERNATE.COM - Sejak kampanye musim 2022-2023 dimulai, Liverpool masih belum menunjukkan performa yang mumpuni di beberapa laga pertamanya.
Sang pelatih, Jurgen Klopp, pun berusaha untuk menemukan solusi atas awal buruk Liverpool di musim ini.
Liverpool semakin tertatih-tatih dalam kampanye musim 2022-2023 saat harus takluk di hadapan Napoli dengan skor 1-4 dalam Fase Grup A Liga Champions pada Rabu (7/9/2022) lalu.
Bisa dibilang, jika Jurgen Klopp gagal memperbaiki performa buruk saat ini, maka tampaknya tim Merseyside itu tak lagi menantang untuk Liga Premier, Liga Champions, atau bahkan trofi utama lainnya.
Kepergian Sadio Mane yang berlabuh ke Bayern Munich disebut sebagai perbedaan mencolok antara performa Liverpool pada musim ini dan musim sebelumnya.
Lagi-lagi, melepas Sadio Mane disebut sebagai keputusan yang salah, dan Liverpool kini mengalami konsekuensinya.
Selain itu, mantan rekan sesama penyerang Sadio Mane di Liverpool, Mohamed Salah, juga tidak sedang berada di performa terbaik.
Bahkan, Mohamed Salah juga kepayahan untuk menunjukkan tampilan yang konsisten dan itu terlihat dari catatan dua gol dari enam penampilan pembukaan liga musim ini.

Baca juga: Bakal Lawan Mantan, Lewandowski Pede Ungkap Target Gol di Laga Barcelona vs Bayern Munich
Baca juga: Liga Jerman: Julian Nagelsmann Tak Mau Bayern Munich Gampangkan Stuttgart, Kingsley Coman Cedera
Baca juga: Xavi Samakan Performa Ousmane Dembele dengan Bintang PSG Neymar JR Gara-gara Ini
Sementara secara individu, para pemain penyerang Liverpool dinilai sudah gagap, mereka gagal melakukan sinkronisasi bersama sebagai unit penyerang, dikutip dari Mirror.
Sejak kepergian Sadio Mane, statistik pressing The Reds turun drastis.
Sepanjang musim lalu, The Reds menghasilkan sekitar 141 pressing per pertandingan liga - 45 di antaranya terjadi di sepertiga akhir lapangan.
Namun, pada musim ini, angka-angka itu jauh lebih rendah, yakni hanya 113 pressing per pertandingan di Liga Premier dengan 33 di antaranya yang berasal dari pemain penyerang tim.
Meski baru enam pertandingan yang berjalan, itu sudah cukup menunjukkan tren yang sangat mengkhawatirkan bagi Liverpool.
Rupanya, Jurgen Klopp juga sudah diperingatkan tentang konsekuensi khusus jika dia membiarkan Sadio Mane meninggalkan Liverpool.
Baca juga: Meski Tak Cetak Gol, Ini 3 Peran Penting Sadio Mane dalam Kemenangan Bayern Munich atas Inter Milan
Baca juga: Ada Darwin Nunez dan Luiz Diaz, Liverpool Masih Baik-baik Saja tanpa Sadio Mane
Baca juga: Liverpool Kini Kepayahan, Jurgen Klopp akan Benar-benar Menyesal Melepas Sadio Mane
Baca juga: Melepas Sadio Mane ke Bayern Munich Dinilai sebagai Bisnis Terburuk bagi Liverpool
Mantan bek Manchester United, Gary Neville, adalah penggemar berat kemampuan pemain Senegal itu untuk memberikan pressing.