Ibu Siswi SD yang Jadi Korban Rudapaksa Kepsek Dilaporkan Balik, Tuduh gegara Tunggak Uang Sekolah

Ibu korban berinisial I kini malah dilaporkan balik oleh terlapor ke Polda Sumatera Utara.

Editor: Ifa Nabila
preventionweb.com
Ilustrasi pencabulan. Ibu korban berinisial I di Medan malah dilaporkan balik oleh terlapor ke Polda Sumatera Utara. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kasus dugaan rudapaksa siswi SD di Kota Medan, Sumatera Utara, kini tengah menjadi sorotan.

Ibu korban berinisial I kini malah dilaporkan balik oleh terlapor ke Polda Sumatera Utara.

I dituduh mengada-ada soal kasus pencabulan lantaran ia menunggak biaya sekolah.

Baca juga: Hotman Paris Chat Kapolri soal Bocah SD Dicabuli Kepsek hingga Tukang Sapu, Dibalas Begini

Hal ini diungkapkan kuasa hukum terlapor, Marudut Simanjuntak, pada Jumat (9/9/2022).

Diketahui, korban dicabuli oleh kepala sekolah serta pihak-pihak lain di sekolahnya.

I menemui pengacara Hotman Paris untuk mengadukan kasus pemerkosaan anaknya yang masih berusia 10 tahun.

I mengatakan anaknya diperkosa oleh kepala sekolah, penjaga keamanan hingga tukang sapu di lingkungan sekolah.

Baca juga: Kakek-kakek Tukang Sabit Rumput Rudapaksa Bocah SD saat Korban Sakit Tak Ikut Upacara Bendera

Menurut I, ia telah melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes medan pada 10 September 2021.

Namun hingga saat ini, kasus tersebut berhenti dan polisi masih belum menetapkan tersangka.

Terkait hal tersebut Marudut menyebut berdasarkan fakta yang ada, pemerkosaan yang dialami oleh siswi SD berusia 10 tahun oleh kepala sekolah hingga tukang sapu itu tidak pernah terjadi

"Kita pastikan kejadian itu tidak ada. Kita punya saksi yang meyakinkan itu tidak ada," ujar Marudut Simanjuntak pada Jumat (9/9/2022) sore.

Marudut malah mengatakan ada latar belakang dari laporan polisi yakniu minta pengurangan uang sekolah.

"Pihak sekolah mengizinkan bahkan sudah direstui untuk pengurangan sekolah tapi diminta kewajiban-kewajiban, tunggakan-tunggakan sebelumnya, dibayar lah. Dia ini tak bisa memenuhi kewajiban itu. Lantas, muncul lah laporan polisi ini. Itu ceritanya," katanya.

Baca juga: Duga Ada Skenario Baru untuk Bebaskan Ferdy Sambo dkk, Kuasa Hukum Brigadir J: Sudah Bukan Oknum

I pun dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved