Kasus Tewasnya Brigadir J

Wanti-wanti Tuduhan Pelecehan oleh Brigadir J, Mantan Hakim Agung: Hukuman Ferdy Sambo Bisa Ringan

Mantan Hakim Agung, Gayus Lumbuun, turut angkat bicara terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Editor: Ifa Nabila
Kolase Tribunnews.com
Ferdy Sambo (Kiri), Putri Candrawathi (Tengah), Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Kanan). 

TRIBUNTERNATE.COM - Mantan Hakim Agung, Gayus Lumbuun, turut angkat bicara terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Selama ini, muncul dugaan bahwa Brigadir J melakukan pelecehan terhadap Putri Candrawathi.

Hal itulah yang disebut-sebut membuat Ferdy Sambo marah dan merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Baca juga: Duga Ada Skenario Baru untuk Bebaskan Ferdy Sambo dkk, Kuasa Hukum Brigadir J: Sudah Bukan Oknum

Gayus Lumbuun mewanti-wanti, jika sampai dugaan pelecehan seksual masuk dalam skenario, maka akan menjadi hal yang meringankan hukuman Ferdy Sambo.

Baca juga: Sempat Bohong Ikut Skenario Ferdy Sambo, Bripka RR Mulai Jujur, Pengacara Brigadir J Masih Ragu

Bahkan sangkaan primer Pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana bisa bergeser ke pasal subsider yakni Pasal 338 KUHP mengenai menghilangkan nyawa orang lain.

"Ini akan jadi bagian mempengaruhi ringannya perbuatan, karena ada sesuatu hal yang menjadikan suatu perbuatan," ujar Gayus di program Kompas Malam KOMPAS TV, Selasa (13/9/2022).

Gayus menjelaskan dugaan pelecehan seksual ini nantinya akan menjadi suatu pertimbangan yang membuat peristiwa penembakan Brigadir J terjadi.

Baca juga: Peristiwa Ferdy Sambo di Magelang: Bripka RR Bingung Susi Menangis, Putri Candrawathi Malah Tenang

Menurutnya, tindakan Ferdy Sambo membunuh merupakan spontanitas karena ada tekanan sesuatu atau pengaruh sesuatu.

Pengaruh ini bisa muncul dari dugaan pelecehan seksual sehingga membuat ledakan emosi atau pengaruh zat adiktif narkotika.

Namun untuk dugaan penggunaan zat adiktif narkotika belum terungkap karena kepolisian sejauh ini tidak melakukan tes narkotika kepada Ferdy Sambo.

Dugaan pelecehan ini juga mempengaruhi sangkaan lainnya terhadap Ferdy Sambo terkait kasus penembakan Brigadir J.

Diketahui selain pembunuhan berencana, Bareskrim menetapkan Ferdy Sambo sebagai pihak yang bertangung jawab terhadap tindak pidana menghalangi penyidikan.

Mantan Kadiv Propam Polri itu disangkakan melanggar Pasal 32 dan atau Pasal 33 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

(Kompas.tv/Johannes Mangihot)

Artikel ini telah tayang di kompas.tv dengan judul Mantan Hakim Agung Wanti-Wanti Dugaan Pelecehan Seksual Bisa Meringankan Hukuman Ferdy Sambo

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved