Umbul-umbul Bertuliskan 'Tak Percaya Polisi dan Satpol PP' Warnai Demo di Halmahera Uara

Umbul-umbul menyoroti kinerja Polisi dan Satpol-PP, warnai unjuk rasa di Kantor Bupati, Halmahera Utara.

Penulis: Arafik Hamid | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Arafik Hamid
Seoarang pengunjuk rasa menggantungkan umbul-umbul bertuliskan "Kami Tidak Percaya Polisi dan Satpol-PP' di lehernya saat demo di Kantor Bupati Halmahera Utara, Senin (19/9/2022) 

TRIBUNTERNATE.COM- Umbul-umbul menyoroti kinerja Polisi dan Satpol-PP, warnai unjuk rasa di Kantor Bupati, Halmahera Utara.

Pendemo menyoroti itu dalam aksi menolak naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Halmahera Utara pada Senin, (19/9/2022).

Pantauan Tribunternate.com, para pengunjuk rasa datang membawa beragam umbul-umbul.

Mulai dari tulisan 'Kami Tak Percaya Polisi dan Satpol-PP' 'BBM Naik, Pemerintah Goyang Kaki'  hingga  yang paling keras yaitu 'Bubarkan Pemerintah Biadap'.

Umbul-umbul tersebut kemudian digantungkan ke leher sebagian massa aksi.

Sejumlah massa aksi menggantungkan umbul-umbul bertuliskan 'Pemerintah Goyang Kaki' dan 'Bubarkan Pemerintah Biadap' saat aksi di kantor Bupati Halmahera Utara, Senin (19/9/2022)
Sejumlah massa aksi menggantungkan umbul-umbul bertuliskan 'BBM Naik, Pemerintah Goyang Kaki' dan 'Bubarkan Pemerintah Biadap' saat aksi di kantor Bupati Halmahera Utara, Senin (19/9/2022) (Tribunternate.com/Arafik Hamid)

Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (Gamhas) Halmahera Utara juga mendesak Pemerintah Daerah tangkap pelaku penimbunan BBM.

Mereka juga menuntut Pemerintah Daerah menertibkan anggota yang bertugas di tiga SPBU di Halmahera Utara. (*)

 

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved