Brimob Tembak Warga hingga Tewas di Buru, Brigpol AB Angkuh Ancam Korban saat Adu Mulut

Seorang oknum Brimob bernama Brigpol Andreas Batuwael alias AB nekat menembak seorang warga bernama Made Nurlatu hingga tewas.

Editor: Ifa Nabila
indianexpress.com
Ilustrasi jenazah. Seorang oknum Brimob bernama Brigpol Andreas Batuwael alias AB nekat menembak seorang warga bernama Made Nurlatu hingga tewas. 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang oknum Brimob bernama Brigpol Andreas Batuwael alias AB nekat menembak seorang warga bernama Made Nurlatu hingga tewas.

Pelaku juga sempat dengan angkuh mengancam akan menembak korban saat terjadi adu mulut.

Peristiwa itu terjadi di tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Polwan Selingkuh dengan 2 Polisi Sekaligus, Suami Sah yang Juga Polisi Nekat Aniaya Istri

Akhirnya, Brimob Polda Maluku dari Kompi 3 Yon A Pelopor Namlea tersebut divonis 13 tahun penjara.

Vonis dibacakan Majelis Hakim saat persidangan virtual oleh Pengadilan Negeri (PN) Namlea, Senin (19/9/2022).

"Kasus penembakan di Gunung Botak Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut 15 tahun, karena ini merupakan dakwaan tunggal, dengan pasal 338 dan hari ini putusannya di Pengadilan Negeri Namlea, hakim menyatakan terbukti dan putusan hakim pidananya 13 tahun," kata JPU melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Buru, Dwiana Martanto.

Baca juga: Polisi di Bengkulu Cabuli Bocah Berkali-kali, Ibu Korban Sebut Sikap Anaknya Beda, Ternyata Depresi

Martanto menyebutkan, setelah hakim menjatuhkan vonis terhadap terdakwa 13 tahun penjara, terdakwa menyatakan untuk banding atas putusan majelis hakim tersebut.

"Terhadap putusan itu, si terdakwa menyatakan banding, mungkin karena diminta hukuman diringankan, karena biasanya bagitu, kalau alasan pastinya kita belum tahu tergantung nanti memori bandingnya dari si terdakwa ini," pungkasnya.

Tak hanya terdakwa menyatakan banding atas putusan tersebut, Juru Bicara Kejari Buru ini menyebutkan, JPU dari Kejari Buru juga menyatakan yang sama.

"JPU juga menyatakan banding karena keberatan," singkat Martanto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved