Gelar Fokus Grup Diskusi, Dispar Morotai Proyeksi Pulau Kolorai Jadi Desa Wisata Percontohan
Gelar Fokus Grup Diskusi, Dinas Pariwisata Morotai Proyeksi Pulau Kolorai Jadi Desa Wisata Percontohan.
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - Hari Pariwisata Nasional, Dinas Pariwisata (Dispar) Morotai, Maluku Utara gelar Fokus Grup Diskusi (FGD) bahas Desa Wisata Morotai.
Desa Wisata Morotai yang dibahas difokuskan Desa Wisata Kolorai, Desa Kolorai ini juga akan dijadikan salah satu Desa Wisata Bahari, Desa Wisata Bersinar, dan Desa Cantik.
Pembahasan Desa Wisata Morotai ini juga dilibatkan instansi terkait, seperti Lanal Morotai, BBN, Statistik serta OPD lingkup Pemkab Pulau Morotai, berlangsung di Kafe Jangkar, Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan, (28/9) kemarin.
Kepala Dinas Pariwisata Morotai, Kalbi Rasyid mengatakan, bertepatan dengan hari pariwisata Internasional, yang jatuh pada 27 September 2022.
Baca juga: Wali Kota Tidore Hadiri Pertemuan Bersama Presiden Jokowi Bahas Pengendalian Inflasi
Dinas Pariwisata Morotai pada 28 September kemarin, menggagas sebuah kegiatan Fokus Grup Diskusi (FGD) mengambil tema Desa Wisata Alam.
"Kemarin kita buat FGD, kegiatan ini bertujuan untuk bagaimana, menyamakan persepsi kita, menyamakan ide dan gagasan, untuk menjadikan Pulau Kolorai sebagai Desa Wisata, "katanya, Jumat (30/9/2022).
Menurutnya, kegiatan pembahasan Desa Wisata Morotai tersebut, melibatkan instansi vertikal, Lanal Morotai, statistik, dan BNN, dengan tujuan menyamakan persepsi untuk kembangkan desa Wisata di Pulau Kolorai Sebagai Desa Wisata.
Desa Kolorai merupakan salah satu Desa Wisata Morotai, yang akan menjadi contoh Desa Wisata lainnya yang ada di Morotai.
"Jadi Desa Kolorai sebagai contoh desa wisata-wisata yang lain, di tahun 2022-2023 kita fokus di Desa Kolorai, sehingga ada satu desa yang betul-betul kita jadikan contoh."
"Insya Allah di tahun-tahun akan datang, kita akan lihat lagi desa yang lain, sehingga kita kembangkan, kita dorong untuk bisa sama dengan Desa Kolorai, "cetusnya.
Baca juga: Turnamen Bupati Cup dan Wakil Bupati Cup di Halmahera Selatan Mulai Tanggal 1 Oktober 2022
Dikatakan, target FGD ini ialah menjadikan Desa Wisata Morotai dan mempromosikan, bahwa pariwisata tidak hanya sebatas pada objek-objek tertentu, tetapi ada komunitas yang hidup di satu lingkungan, satu geografis.
"Itu menjadikan sebagai daya tarik, dengan mengoptimalkan berbagai potensi, yang ada di dalam desa tersebut, sebagai promosi."
"Desa Kolorai juga punya homestay, punya beberapa objek dan ada juga ekonomi kreatif, lalu kemudian ada juga ole-oleh bisa dibawa pulang wisatawan, jika berkunjung ke Pulau Kolorai. "pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Dinas-Pariwisata-Morotai-peringati-Hari-Wisata-Nasional.jpg)