Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Champions

Tak Cuma Raheem Sterling, Graham Potter Juga Bikin Masalah dengan 2 Rekrutan Baru Chelsea

Graham Potter yang menempatkan Raheem Sterling di posisi tak biasa ternyata juga "bikin masalah" dengan dua rekrutan baru Chelsea.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@chelseafc
Pemain Chelsea Raheem Sterling. Graham Potter yang menempatkan Raheem Sterling di posisi tak biasa ternyata juga "bikin masalah" dengan dua rekrutan baru Chelsea. 

Tindakan Potter terhadap Cucurella dianggap sudah tepat, namun soal Fofana dan Koulibaly adalah masalah.

"Dia tidak memainkan Fofana dan Koulibaly, itu adalah masalah, seberapa dia menilai mereka? Ini adalah permainan yang cerdik, saya harap Chelsea bisa memenangkannya," ujar Merson.

Masalah Graham Potter dengan Raheem Sterling

Graham Potter menempatkan Raheem Sterling pada posisi yang tidak seharusnya.

Hal ini diungkapkan oleh mantan pemain Chelsea, William Gallas.

Dikutip TribunTernate.com dari metro.co.uk, Graham Potter baru satu kali melatih Chelsea dalam pertandingan melawan RB Salzburg di Liga Champions yang berakhir imbang 1-1.

Dalam laga tersebut, Graham Potter memainkan Raheem Sterling di sayap kiri.

Dengan Marc Cucurella, Thiago Silva, dan Cesar Azpilicueta menjadi tiga bek.

Gallas mengakui dirinya tidak mengerti pemikiran Potter terkait penempatan Sterling.

"Ini adalah sebuah masalah. Ketika saya melihat Sterling main sebagai bek sayap kiri, saya tidak memahaminya," ujar Gallas kepada Genting Casino.

Gallas terheran-heran mengapa Potter berani coba-coba untuk laga sebesar Liga Champions.

"Sulit bagi saya untuk memahami mengapa dia (Potter) ingin bereksperimen dengan pertandingan seperti ini, apalagi di Liga Champions."

"Kalian bermain di kandang dan Anda menempatkan Cucurella sebagai bek tengah, Anda punya Fofana di bangku cadangan bersama Koulibaly, Chalobah juga di bangku cadangan, lalu Anda menempatkan Sterling sebagai bek sayap kiri? Saya tidak paham."

"Pada akhirnya, mereka tidak mendapatkan hasil yang baik, mereka imbang 1-1. Orang akan selalu menilai hasilnya, dan pertanyaannya adalah, mengapa dia menempatkan kedua pemain di posisi itu?" tuturnya.

Meski demikian, Gallas menyebut Potter tampaknya adalah pelatih yang baik dan masih menunggu kinerja terbaik darinya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved