Liga Inggris
Graham Potter Bikin Banyak Perubahan di Chelsea hingga Dihujat, Akhirnya Menang Lawan Crystal Palace
Sejumlah pihak mempertanyakan perubahan yang dilakukan Graham Potter untuk Chelsea.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Diketahui, pertandingan Liga Inggris tersebut digelar di Selhurst Park Stadium pada Sabtu (1/10/2022).
Kemenangan Chelsea sekaligus menjadi kemenangan pertama bagi pelatih baru, Graham Potter, serta pemain baru Pierre-Emerick Aubameyang.
Gol ganda Chelsea dibukukan oleh Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-38 serta Conor Gallagher pada menit ke-90.
Sementara gol tunggal Crystal Palace dicetak oleh Odsonne Edouard pada menit ke-7.
Dikutip TribunTernate.com dari metro.co.uk, Aubameyang dipuji oleh Potter atas pencapaiannya.
Baca juga: Graham Potter Diminta Todd Boehly Ikuti Gaya Lampard: Agar Chelsea Tak Ulangi Kesalahan Liverpool
Pertandingan itu diawali dengan gol dari skuad Patrick Vieira, namun kedudukan langsung disamakan oleh mantan kapten Arsenal.
"Itu adalah gol yang penting," ujar Potter ketika ditanya soal Aubameyang.
Potter pun memuji kerja keras Aubameyang yang sebelumnya mengharapkan untuk dilatih Thomas Tuchel.
"Dia telah bekerja keras untuk meningkatkan performanya di Liga Inggris, dan saya sangat terkesan dengannya," puji Potter.
"Tapi penyerang mana pun akan mengatakan pada kalian bahwa penting bagi mereka untuk mencetak gol, dan itu memang gol yang penting bagi kami," tuturnya.
Perubahan Chelsea oleh Graham Potter
Graham Potter yang menempatkan Raheem Sterling di posisi tak biasa ternyata juga "bikin masalah" dengan dua rekrutan baru Chelsea.
Graham Potter mengawali masa kepelatihannya di Chelsea sebagai pengganti Thomas Tuchel dalam laga melawan RB Salzburg yang berakhir imbang 1-1.
Pelatih asal Inggris ini membuat banyak perubahan dalam timnya di Liga Champions.
Di antaranya dengan membiarkan rekrutan baru, Wesley Fofana dan Kalidou Koulibaly di bangku cadangan.