Liga Inggris
Graham Potter Bikin Banyak Perubahan di Chelsea hingga Dihujat, Akhirnya Menang Lawan Crystal Palace
Sejumlah pihak mempertanyakan perubahan yang dilakukan Graham Potter untuk Chelsea.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Graham Potter lebih memilih tiga bek yakni Thiago Silva, Cesar Azpilicueta, dan Marc Curucrella.
Sedangkan Reece James dan Raheem Sterling ditempatkan sebagai bek sayap terdepan.
Legenda Arsenal, Paul Merson, menyebut bahwa tindakan Potter membiarkan Fofana dan Koulibaly di bangku cadangan saat menghadapi RB Salzburg adalah sebuah masalah.
"Pertandingan melawan Crystal Palace, jauh dari kampung halaman memang selalu sulit," tulis Merson di Sportskeeda, dikutip dari express.co.uk.
"Saya tahu perasaan Graham Potter, dia tidak memiliki siapapun di klub selama beberapa minggu terakhir," sambungnya.
"Dan dia sekarang hanya memiliki sedikit waktu untuk membuat tim bertanding seperti yang dia inginkan."
"Pertandingan demi pertandingan akan padat dan berlangsung cepat, kemudian kita akan menghadapi Piala Dunia," tuturnya.
Merson menyebut Potter adalah manajer yang bagus, namun ia butuh waktu untuk membangun Brighton.
Kini tak beda jauh, Potter harus berjuang keras di Chelsea, apalagi dengan target empat besar.
Tindakan Potter terhadap Cucurella dianggap sudah tepat, namun soal Fofana dan Koulibaly adalah masalah.
"Dia tidak memainkan Fofana dan Koulibaly, itu adalah masalah, seberapa dia menilai mereka? Ini adalah permainan yang cerdik, saya harap Chelsea bisa memenangkannya," ujar Merson.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)