Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung, Mayat Dibuang di Septic Tank gara-gara Warisan

Simak motif dan kronologi pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Way Kanan, Lampung.

Editor: Ifa Nabila
Polres Way Kanan via TribunLampung.co.id
Polres Way Kanan Polda Lampung mengamankan dua pelaku pembunuh satu keluarga di Way Kanan Lampung. Kedua pelaku merupakan ayah dan anak kandung. 

TRIBUNTERNATE.COM - Simak motif dan kronologi pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Way Kanan, Lampung.

Temuan jenazah di septic tank menggegerkan warga Way Kanan.

Satu keluarga ditemukan tewas setelah diketahui hilang beberapa bulan.

Baca juga: Setahun Hilang, Satu Keluarga Ternyata Dibunuh dan Dibuang ke Septic Tank: Termasuk Bocah 5 Tahun

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna mengatakan, pihaknya mengamankan dua orang insial DW dan EW yang merupakan ayah dan anak sebagai tersangka pembunuhan sekeluarga di Way Kanan.

Adapun kronologi pembunuhan sekeluarga di Way Kanan bermula dari adanya laporan orang hilang.

Baca juga: Keluarga Korban Tewas Kanjuruhan Kena Pungli, Diminta Bayar Rp 2,5 Juta: Katanya Sih Swasta

Teddy menerangkan, pada 1 Juli 2022 dilaporkan orang hilang dengan identitas korban Juwanda (26) jenis kelamin laki-laki warga Kampung Marga Jaya, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan.

Orang tersebut hilang tidak diketahui keberadaannya sejak tanggal 24 Februari 2022.

Kemudian Kepala Desa berkoordinasi dengan Polsek Negara batin.

Lalu di lakukan penyelidikan hingga akhirnya mengarah ke salah satu pelaku.

Atas informasi yang didapat, dugaan petugas benar setelah melakukan interogasi berdasarkan pengakuan pelaku DW.

Ia bersama EW telah mengakui perbuatannya ikut terlibat dalam pembunuhan korban Juwanda.

Baca juga: Kisah Pilu Bocah 11 Tahun Kehilangan Ayah dan Ibu Sekaligus, Jadi Korban di Kerusuhan Kanjuruhan

Adapun pelaku pembunuhan tersebut masih merupakan kakak tiri serta keponakan dari korban.

Korban dibunuh dengan cara lehernya dipukul menggunakan besi panjang sekitar 1,5 meter ketika korban sedang tidur di dalam rumah.

"Sampai di dapur korban sudah tidak bernyawa lalu korban diangkut menggunakan mobil pick up dibawa ke areal tebu atau kebun singkong dan dikubur oleh pelaku," tandasnya.

Pelaku EW membunuh ayahnya yakni Zainudin, ibu tirinya yakni Siti Romlah, kakak kandungnya yakni Wawan Wahydin, adik tirinya Juwanda, keponakannya yakni Zahra.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved