Liga Champions
Chelsea Permalukan AC Milan, Aubameyang Kesayangan Thomas Tuchel Makin Klop dengan Graham Potter
Dua gol itu dibukukan oleh Jorginho pada penalti menit ke-21, serta tendangan Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-34.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
"Kami berbicara sebelumnya bahwa dia hadir dalam situasi sulit di musim panas, jadi ini adalah adalah perkara membangkitkan kekuatannya, semakin dia bangkit, semakin dia kuat."
"Dan semakin kami memahaminya, semakin dia memahami kami," paparnya.
Potter juga menyebut bahwa kehebatan Aubameyang memang tak perlu dipertanyakan lagi dan sosoknya memang haus akan gol.
Baca juga: Crystal Palace Vs Chelsea Jadi Kemenangan Pertama Graham Potter, Aubameyang Dipuji Pengganti Tuchel
Graham Potter Puji Profesionalitas Aubameyang
Pierre-Emerick Aubameyang baru saja mengalami perampokan di rumahnya.
Namun, peristiwa mengerikan itu tidak mengubah performa Pierre-Emerick Aubameyang untuk Chelsea.
Bahkan, sikap profesional Pierre-Emerick Aubameyang ini mengundang pujian dari Graham Potter.
Dikutip TribunTernate.com dari bbc.com, rumah Pierre-Emerick Aubameyang di daerah Barcelona dirampok.
Tak hanya kerampokan, Aubameyang juga menjadi korban penganiayaan hingga mengalami patah rahang.
Hal ini terjadi saat musim panas lau, ketika Aubameyang belum hijrah ke London Barat untuk bergabung dengan Chelsea.
Potter terkesan dengan bagaimana mantan penyerang Arsenal itu bersikap setelah insiden mengerikan tersebut.
Menurutnya wajar jika Aubameyang merasa terpukul, namun ternyata ia tetap bisa profesional.
"Dia bukan manusia jika (perampokan) itu tidak mempengaruhinya," ujar Potter.
"Kami di sini untuk memberinya semangat tapi saya pikir hal terbaik baginya adalah untuk bermain sepak bola, lalu melupakan insiden itu secepat mungkin agar bisa merasa nyaman dan bahagia."
"Saya pikir dia merasakan itu di sini. Dia telah bertindak sangat profesional, saya benar-benar terkesan dengan dia," puji Potter.