Kasus Polwan Aniaya Pacar Adiknya Berakhir Damai, Laporan terhadap Brigadir IDR Dicabut

Korban bernama Riri Aprillia Kartin (27) akhirnya mencabut laporan terhadap Brigadir IDR.

Editor: Ifa Nabila
preventionweb.com
Ilustrasi penganiayaan. Kasus polwan menganiaya pacar adiknya di Pekanbaru, Riau, berakhir damai. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kasus polwan menganiaya pacar adiknya di Pekanbaru, Riau, berakhir damai.

Korban bernama Riri Aprillia Kartin (27) akhirnya mencabut laporan terhadap Brigadir IDR.

Diketahui, Riri dianiaya oleh IDR dan ibunya, YUL.

Baca juga: Viral Kisah Polwan Aniaya Pacar Adiknya hingga Jadi Tersangka: Saya Ini Polisi, Jangan Sepelekan

Kasus penganiayaan yang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, telah dihentikan.

Riri mencabut laporannya di Ditreskrimum Polda Riau pada Senin (10/10/2022).

"Iya, sudah ada perdamaian. Korban Riri mencabut laporannya. Jadi, kami lakukan restorative justice," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Asep Darmawan kepada wartawan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (14/10/2022).

Baca juga: Polwan Selingkuh dengan 2 Polisi Sekaligus, Suami Sah yang Juga Polisi Nekat Aniaya Istri

Asep mengatakan, restorative justice disetujui setelah syarat formil dan materil terpenuhi.

Lalu, antara kedua tersangka dan korban melakukan musyawarah, kemudian sepakat untuk berdamai. Menurut Asep, alasan tersangka dan korban berdamai itu hak mereka.

"Kalau soal berdamai, itu hak pribadi mereka," ujar Asep. "Jadi, kasusnya diselesaikan di luar pengadilan. Di-RJ (restorative justice) demi hukum," tutur dia.

Baca juga: Pemuda di Kalsel Nekat Pepet Wanita yang Berkendara Lalu Pegang Bagian Sensitif Korban

Diberitakan sebelumnya, Riri Aprilia Kartin (27) dikeroyok seorang Polwan Brigadir IDR.

Penganiayaan dilakukan IDR bersama ibunya, berinisial YUL. IDR sendiri Polwan yang bertugas di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau.

Korban dianiaya karena tidak merestui hubungan korban dengan adik dari IDR.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka lebam di lengan sebelah kiri.

Korban mengaku dipukul, diseret, dikurung dalam kamar hingga rambutnya dijambak pelaku.

Tak terima aksi brutal Polwan dan ibunya, korban akhirnya curhat di media sosial hingga melapor ke Polda Riau.

(Kompas.com/Idon Tanjung)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Polwan Aniaya Wanita Pacar Adiknya di Pekanbaru Berakhir Damai"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved