Festival Marabose 2022
Makna Festival Marabose Dimata Sultan Tidore: Ini Adalah Embrio dari Kesultanan Bacan
Menurut Sultan Tidore, Fetival Marabose adalah Embrio dari Kesultanan Bacan di Maluku Utara.
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Sultan Tidore Husain Syah, mendukung penuh rencana Pemkab Halmahera Selatan, menggelar Festival Marabose 2022.
Menurutnya, Festival Marabose 2022 merupakan sebuah sentimen positif, yang mampu ditangkap Pemkab Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik untuk mengejawantahkan dengan baik.
"Kalau mempersatukan orang Halmahera Selatan dengan baik, harus orang benar-benar paham tentang Festival Marabose 2022. Dan Bupati, sangat tahu tentang itu, "ujarnya usai menggelar reses di Halmahera Selatan, Selasa (18/10/2022).
Menurutnya, Festival Marabose 2022 adalah sebuah peristiwa lama, yang merupakan embrio dari Kesultanan Bacan.
Baca juga: Festival Marabose 2022 di Bacan Halmahera Selatan Akan Dihadiri Sandiaga Uno
Selain itu, Festival Marabose 2022 juga menjadi jati diri orang Halmahera Selatan, karena di dalamnya ada peristiwa-peristiwa kebudayaan.
"Artinya seorang Bupati mengenal betul tentang jati diri daerahnya, Festival Marabose 2022 merupakan peristiwa lama."
"Di mana, itu adalah jati diri orang Halmahera Selatan dan embrio, dari Kesultanan Bacan."
"Kita bersyukur, kepala daerah punya naluri dan ketajaman intuisi, terhadap peristiwa-peristiwa kebudayaan."
"Dimata saya, Festival Marabose 2022 merupakan harga diri kita semua, "paparnya.
Dalam peristiwa Nuku, Sultan Nuku pernah mengangkat seorang putra terbaik, Pulau Makian menjadi Kapita (perangkat adat).
Baca juga: Festival Marabose 2022, Parade Budaya Terbesar Napak Tilas Perjalanan Sultan Bacan Digelar Desember
Yang disebut Kapita Tahane, lalu kemudian menjadi seorang Jogugu untuk Kesultanan Tidore.
Oleh sebab itu, orang nomor satu di Kesultanan Tidore ini mengaku, dirinya adalah bagian dari orang Dolik atau Makian.
"Saya adalah bagian dari orang Dolik. Di mana ada peristiwa Nuku, dengan orang-orang Makian, "tandasnya. (*)