Jumat, 17 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Champions

Liga Champions: Performa Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar Disindir, PSG Disebut Terlalu Rapuh

Kemenangan fantastis PSG 7-2 atas Maccabi Haifa tak hanya menuai pujian tapi juga banyak kritik dan sindiran yang disampaikan banyak pihak.

C. Gavelle/PSG
Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe melakukan sesi latihan bersama Paris Saint-Germain (PSG) pada 27 Oktober 2022. Terbaru, kemenangan fantastis PSG 7-2 atas Maccabi Haifa tak hanya menuai pujian tapi juga banyak kritik dan sindiran yang disampaikan banyak pihak. 

TRIBUNTERNATE.COM - Bukan hal yang berlebihan untuk mengatakan Paris Saint-Germain (PSG) telah bermain dengan cemerlang dalam laga melawan Maccabi Haifa, Rabu (26/10/2022) lalu.

Dalam pertandingan Matchday 5 babak fase Grup H Liga Champions itu, PSG menang besar atas Maccabi Haifa dengan skor akhir 7-2.

Belum lagi, trio bintang PSG semuanya menyumbang gol, yakni Lionel Messi 2 gol, Kylian Mbappe 2 gol, dan Neymar 1 gol.

Meski sudah bermain apik, kritik masih terus berdatangan dari beberapa pihak.

Dikutip dari PSG Talk, satu di antara banjir kritik itu datang dari mantan gelandang PSG, Jerome Rothen.

Rothen menyoroti malasnya ketiga pemain bintang PSG itu dalam membantu pertahanan Les Parisiens.

Baca juga: Liga Prancis: Lionel Messi Gacor di PSG, Performa La Pulga Disebut Kembali ke Era Keemasan Barcelona

Baca juga: Jagokan Argentina di Piala Dunia 2022, Sadio Mane Puji Lionel Messi: Dia Pemain yang Luar Biasa

Rothen melihat Messi, Neymar, dan Mbappe tidak melakukan usaha maksimal untuk memenangkan kembali penguasaan bola ketika musuh sudah berada di area belakang.

"Tim ini terlalu rapuh," ujar Rothen.

Kritikan Rothen berfokus pada tiga pemain bintang PSG yang menurutnya sampai saat ini masih malas bertahan.

Kritikan pedas juga datang dari pemain legenda Manchester United (MU), Peter Schmeichel.

Schmeichel menilai PSG saat ini akan sangat sulit memenangkan tropi UEFA Champions League (UCL) alias Liga Champions.

Berkaca dari pertandingan PSG Vs Maccabi Haifa, Schmeichel menyindir buruknya pertahanan PSG.

Schmeichel menyoroti saat PSG unggul 4-0, tetapi tiba-tiba skor berubah menjadi 4-2.

"Mereka (PSG) membutuhkan gol yang banyak untuk memenangkan pertandingan, tapi itu tidak akan selalu terjadi," kata Schmeichel.

"Saya pikir mereka sangat buruk dalam bertahan dan itu juga karena tiga pemain di depan, ketika Anda berada di stadion, Anda bisa melihat bagaimana mereka sangat sedikit membantu bertahan," ujar Schmeichel.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved